Tabrakan Berujung Penyiksaan, Korban Dianiaya Lalu Diseret Kedalam Mobil 

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:31 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDRAP, REFORTASE.ID – Tindakan biadab tanpa rasa kemanusiaan terjadi di Jl. Andi Makkasau Kel. Pangkejene Kec. Maritengngae Kab. Sidrap, Selasa 4 Agustus 2026 sekitar jam 22.00 Wita.

Seorang anak di bawah umur bernama Asshar (16) yang baru saja ditabrak motor, bukannya ditolong, melainkan dianiaya dan diseret paksa masuk mobil, lalu kembali dianiaya secara beramai-ramai oleh 6 orang pelaku.

Kejadian ini memicu kemarahan keluarga korban. Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/500/VIII/2026/SPKT/RES.SIDRAP /POLDA SULSEL, Pada hari Kamis tanggal 6 Agustus 2026 Sekitar jam 22.00 Wita, korban menjelaskan awal kronologi yang dialaminya berawal pelapor bersama saksi ILHAM sedang naik motor di Tempat Kejadian Perkara.

Baca Juga :  Wartawan Gadungan Berhasil di Ringkus Polsek Tempe

Kemudian korban ditabrak dari belakang oleh pengendara motor yang tidak dikenalinya sehingga korban terpental dan terjatuh.

Ironisnya, bukanya menolong korban, pelaku lain datang menggunakan mobil yang berjumlah kurang lebih 6 orang langsung menganiaya korban dengan menggunakan tangan sebuah benda tumpul.

Kekejaman tak berhenti di situ. Pelaku yang berjumlah kurang lebih enam orang kemudian menyeret korban secara kasar dan paksa masuk ke dalam mobil. Di dalam kendaraan, penyiksaan kembali dilakukan: korban dipukul, ditendang, dan diancam berkali-kali tanpa belas kasihan.

Baca Juga :  Polisi Usut Kasus Dugaan Penipuan 50 Warga Bone

Usai melakukan penganiayaan, korban diturunkan di jalan perikanan Kel.Lakessi Kec. Maritengngae Kab. Sidrap.

Akibat kejadian yang dialaminya korban mengalami luka gores pada jidat, hidung, leher, kaki kiri, dan dibawah mata kiri serta luka lebam pada mata kiri.

Sementara paman korban yang mendampinginya mengaku “tak terima kemanakanya dianiaya tanpa alasan.

“Anak kami sudah terluka ditabrak, malah disiksa lebih parah. Ini bukan lagi kelalaian, tapi niat jahat yang direncanakan. Kami minta pelaku tidak boleh berkeliaran bebas,” ujar paman korban.

Penulis : Narwadi

Editor : Adhy

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan situasi aman dan terkendali Babinsa 1405-04/Soppeng Riaja Laksanakan Pemantauan Luapan Sungai Balusu
Personel Koramil 1405-08/Tanete Riaja Gelar Karya Bakti Bersihkan Bahu Jalan dan Parit
Kasus Open BO Berujung Maut, Polisi Beberkan Motif Pembunuhan di Wisma Tanrutedong
Dengan Semangat Nasionalisme, Serka Erfan Jadi Pelatih Paskibraka
Timsus Kodam Gulung Satu Kelompok Passibis di Sidrap. 40 Pelaku di Amankan
Anak Umur 8 Tahun Disekap Keluarganya Dengan Menggunakan Parang
Enam Napi Kabur dari Lapas Wamena. Salah Satunya Komandan KKB
Judi Sabung Ayam di Desa Bila di Obok Obok Polisi
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:31 WIT

Tabrakan Berujung Penyiksaan, Korban Dianiaya Lalu Diseret Kedalam Mobil 

Rabu, 25 Februari 2026 - 09:18 WIT

Pastikan situasi aman dan terkendali Babinsa 1405-04/Soppeng Riaja Laksanakan Pemantauan Luapan Sungai Balusu

Kamis, 9 Oktober 2025 - 10:10 WIT

Personel Koramil 1405-08/Tanete Riaja Gelar Karya Bakti Bersihkan Bahu Jalan dan Parit

Jumat, 12 September 2025 - 20:42 WIT

Kasus Open BO Berujung Maut, Polisi Beberkan Motif Pembunuhan di Wisma Tanrutedong

Senin, 11 Agustus 2025 - 06:14 WIT

Dengan Semangat Nasionalisme, Serka Erfan Jadi Pelatih Paskibraka

Berita Terbaru