Wakil Bupati barru menyampaikan “Kekuatan Kita, Planet Kita (Our Power, Our Planet), Menjaga Bumi Tanggujawab Jawab Kita Bersama “

- Jurnalis

Minggu, 27 April 2025 - 15:21 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barru_Kegiatan penanaman pohon yang kita lakukan hari ini, dalam rangka memperingati Hari Bumi, merupakan tindakan yang sangat mulia. Melalui penanaman pohon, kita turut menyelamatkan bumi dan menjaga kelestarian planet ini. Terlebih lagi, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Provinsi Sulawesi Selatan, yang menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga lingkungan.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si pada kegiatan peringatan Hari Bumi tahun 2025 yang dirangkaian dengan penamanan pohon serentak di Provinsi Sulawesi Selatan Tingkat Kabupaten Barru, Sabtu (26/04/ 2025) pagi.

Bertempat di halaman Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Barru, kegiatan ini mengusung Tema ” Kekuatan Kita, Planet Kita (Our Power, Our Planet), Menjaga Bumi Tantangan Jawab Kita Bersama ” dan turut dihadiri Ketua DPRD Kab.Barru, Unsur Forkopimda Barru, Pj.Sekda Barru, Para Pimpinan OPD, Kasi Perencanaan UPT KPH Ajattapareng, Officer K3L PT PLN Indonesia Power, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Dr. Abustan mengungkapan, kegiatan ini merupakan moment yang sangat penting bagi Kabupaten Barru karena secara topograpi, wilayah kita 68,2 % berada di wilayah perbukitan dan 62 % merupakan Kawasan Hutan Lindung (KHL) sehingga keberadaan dan pengelolaan kawasan ini menjadi krusial dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah ini.

Baca Juga :  Lapas Banjarbaru Ikuti Apel Pagi Bersama Pegawai di Lingkungan Kemenko Kumham Imipas

Ia menambahkan, tantangan kita adalah bagaiamana kita melakukan akselerasi penanaman pohon karena hampir 70% KHL tersebut tidak ditumbuhi pohon, langkah ini sangat penting untuk menyelamatkan lingkungan dan masa depan Kabupaten Barru 20 tahun kemudian.

” Kita harus bertindak sekarang. Saat ini, hujan dua hari saja sudah membuat wilayah pesisir tergenang. Permukaan laut naik 1,4 cm per tahun akibat pencairan es di kutub, dan hutan kita hampir habis. Jika dibiarkan, 78 km pesisir Barru bisa tenggelam dalam 20 tahun ke depan “, jelasnya

Untuk itu, Hal ini harus menjadi bahan pertimbangan utama dalam pengambilan kebijakan, khususnya di sektor perumahan. Pembangunan perumahan seharusnya mulai dialihkan ke wilayah dataran yang lebih tinggi, sebagai langkah strategis untuk menyelamatkan wilayah kita dalam 20 tahun ke depan.

kemudian, kata Dr.Abustan, tanaman-tanaman yang ada, khususnya di kawasan hutan lindung dan hutan produksi, perlu dikelola dengan pendekatan yang lebih produktif.

Ia meminta kepada KPH Ajatppareng untuk mempertimbangkan sistem tumpang sari karena saat ini, sebagian besar lahan hanya ditanami pohon keras yang tidak menghasilkan buah.

” Ke depan, setidaknya 50% dari tanaman yang ditanam harus berupa tanaman produktif. Kita sudah pernah melakukannya di wilayah Bulo-bulo di sana kita menanam sukun, durian, dan berbagai jenis tanaman produktif lainnya sehingga Jika ini dilakukan secara kolaboratif dan melibatkan masyarakat, maka mereka tidak hanya ikut menjaga hutan, tetapi juga memperoleh sumber pendapatan “, ulasnya

Baca Juga :  Kepala Bidang Pembimbingan Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Sulteng Berikan Materi Perkuliahan kepada Mahasiswa Magang di Bapas Kelas I Palu

Pada kesempatan ini, Dr. Abustan berharap kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup agar kegiatan penanaman pohon ini dilaksanakan secara rutin, minimal sekali setiap bulan. Kita bisa menjadwalkannya setiap hari Sabtu di akhir bulan, dan memilih lokasi-lokasi strategis untuk penanaman. Ini bisa menjadi new model (model baru) penanaman pohon yang tidak hanya dilakukan saat peringatan Hari Bumi, tetapi menjadi kegiatan berkelanjutan.

Yang juga penting adalah menanamkan budaya ini di kalangan ASN, Kepada Sekda Barru ia menginginkan minimal setiap ASN menanam satu pohon setiap bulan. Meskipun banyak ASN di Barru yang tidak memiliki lahan pribadi, kegiatan ini tetap bisa difasilitasi melalui kerja sama dengan KPH Ajatappareng dan Dinas terkait.

” Nah, ini kalau ini menjadi budaya Ada kurang lebih 4 ribu pegawai yang ada di Barru Kalau satu pohon satu bulan Maka ada 4 ribu pohon yang kita tanam setiap bulan Nah ” ujarnya

Ia juga mengingatkan, Kita mungkin belum tahu apakah k

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mamose, Saat Ikatan Leluhur Kembali Diperteguh di Lempo Gandeng
Silaturahim dan Pengukuhan DPD KKB Todilaling Berlangsung Sakral, dihadiri perangkat Adza Matoa Balanipa dan Perangkat adat Banua Kaeyyang
Kebakaran di Stasiun Pengisian BBM di Bahodopi Hanguskan Satu Unit Mobil
Selamat! BPBD Mamuju Tengah Cetak Prestasi pada HKBN 2026 Tingkat Provinsi Sulbar
Desa Batupute masuk 15 besar desa terbaik nasional
Warga Dusun Barangtang Desa Manuba berharap bantuan pemerintah.
Warga Dusun Barangtang Desa batu pute berharap bantuan pemerintah
PAC Pemuda Pancasila mallusetasi kabupaten barru laksanakan bukber dan bagi takjil
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:14 WIT

Mamose, Saat Ikatan Leluhur Kembali Diperteguh di Lempo Gandeng

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:44 WIT

Silaturahim dan Pengukuhan DPD KKB Todilaling Berlangsung Sakral, dihadiri perangkat Adza Matoa Balanipa dan Perangkat adat Banua Kaeyyang

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:25 WIT

Kebakaran di Stasiun Pengisian BBM di Bahodopi Hanguskan Satu Unit Mobil

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:13 WIT

Selamat! BPBD Mamuju Tengah Cetak Prestasi pada HKBN 2026 Tingkat Provinsi Sulbar

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:46 WIT

Desa Batupute masuk 15 besar desa terbaik nasional

Berita Terbaru