SIDRAP – Bupati dan Wakil Bupati Sidrap terpilih 2024, Syaharuddin Alrif dan Nurkanaah langsung tancap gas menjalankan program prioritas meski belum resmi dilantik. Salah satu program unggulannya adalah BPJS Kesehatan Gratis yang akan direalisasikan di tahun pertama kepemimpinannya.
“Kami bergerak cepat merealisasikan program-program kerja yang menjadi prioritas di tahun pertama kepemimpinan SAR-Kanaah,” ujar Syaharuddin, Selasa (17/12/2024).
Syaharuddin, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulsel, berhasil meraih kemenangan dengan suara mencapai 65,12 persen. Dalam waktu 12 hari kerja, perubahan signifikan mulai terlihat di Sidrap.
“Ini baru awal. Yang paling penting adalah program BPJS Gratis, karena manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat Sidrap,” tegas Syaharuddin.
Langkah awal kepemimpinan Syaharuddin mencakup penanganan berbagai masalah mendasar di Sidrap. Di antaranya:
Tumpukan sampah di Pasar Sentral telah dibersihkan.
Pemangkasan pohon-pohon rimbun yang mengganggu jalanan kota.
Perbaikan lampu jalan yang sebelumnya padam, kini kembali menerangi kawasan Sidrap.
Syaharuddin menyebut langkah ini sebagai wujud komitmennya dalam mempercepat transformasi Sidrap menjadi daerah yang lebih maju dan tertata.
Syaharuddin memaparkan mekanisme pelaksanaan program BPJS Gratis bagi masyarakat Sidrap. Ada dua kategori BPJS yang berlaku, yaitu:
BPJS Gratis – ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.
BPJS Mandiri – ditanggung pribadi oleh peserta.
“Masyarakat yang ingin beralih dari BPJS Mandiri ke BPJS Gratis cukup mendaftarkan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di kantor desa atau kelurahan. Jika belum memiliki KTP, bisa menggunakan Akta Kelahiran,” jelasnya.
Namun, Syaharuddin menegaskan bahwa peserta BPJS Mandiri yang memiliki tunggakan harus menyelesaikannya terlebih dahulu sebelum bisa beralih ke BPJS Gratis.
“Pemerintah Kabupaten akan membayarkan BPJS Gratis selama lima tahun ke depan, tapi tunggakan harus dilunasi terlebih dahulu,” ujarnya.
Selain fokus pada program prioritas, Syaharuddin juga menunjukkan kepeduliannya terhadap budaya lokal dengan menghadiri acara Mappadendang, tradisi leluhur yang bertujuan memperkuat solidaritas sosial masyarakat.
Acara tersebut dihadiri pula oleh Ketua DPRD Sidrap, Tahyuddin Masse, serta anggota DPRD seperti Syukur Rabbaisen dan Zaenal Rossi. Kehadiran mereka disambut antusias oleh masyarakat yang meramaikan kegiatan budaya tersebut.
Syaharuddin menegaskan bahwa kepentingan masyarakat adalah prioritas utama dalam kepemimpinannya.
“Ini adalah tanggung jawab seorang pemimpin. Kepentingan umum harus menjadi prioritas dibandingkan kepentingan pribadi,” katanya.
Dengan program kerja yang dijalankan secara cepat dan strategis, Syaharuddin optimis Sidrap akan segera bertransformasi menjadi kabupaten yang lebih maju dan sejahtera.
“Dengan langkah ini, kita harap Sidrap segera bergerak ke arah yang lebih baik,” tutupnya.









