Tanam 2000 Bibit Singkong, Lapas Banjarbaru Dukung Program Ketahanan Pangan Menteri Imipas

- Jurnalis

Senin, 11 November 2024 - 16:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru melakukan penanaman massal bibit singkong di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi, Senin (11/11). Penanaman ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Banjarbaru, I Wayan Nurasta Wibawa, bersama para Pejabat Struktural dan Warga Binaan.

“Hari ini sekitar 2000 bibit batang singkong kita tanam di lahan SAE yang baru kita buka beberapa waktu lalu. Semoga bisa tumbuh dengan subur dan hasilnya nanti bisa melimpah sehingga dapat dijual ke luar dan kita nikmati bersama-sama,” harapnya.

Wayan mengungkapkan penanaman singkong itu adalah bentuk nyata Lapas Banjarbaru dalam mendukung 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, salah satunya terkait ketahanan pangan. “Kita sangat antusias memberdayakan Warga Binaan guna mendukung program ketahanan pangan agar bisa menghasilkan produk pertanian yang bernilai jual,” ujar Wayan.

Baca Juga :  Pjs. Danramil 18/Trienggadeng Dampingi Forkopimda Pidie Jaya Tinjau Lokasi Dampak Angin Puting Beliung

Wayan pun menyampaikan program pembinaan kemandirian yang diselenggarakan Lapas Banjarbaru bertujuan untuk mempersiapkan Warga Binaan kembali ke masyarakat dengan keterampilan. “Dengan memiliki bekal ilmu pertanian, saya yakin setelah bebas nanti Warga Binaan bisa membuka usaha secara mandiri sehingga mampu menafkahi keluarga,” pungkas Wayan.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, , menjelaskan proses tumbuh bibit singkong mulai dari pembibitan hingga panen membutuhkan waktu 120-150 hari.

Baca Juga :  Lapas Kelas III Mamasa Laksanakan Perawatan Tanaman Sayur untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

“Cara menanamnya cukup mudah dengan memakai pola zig-zag. Namun yang harus benar-benar harus diperhatikan adalah jarak tanamnya agar ketika tanaman tumbuh dewasa, tajuk pohok tidak berhimpitan. Jarak tanam singkong yang tepat akan membuat pertumbuhan tanaman optimal dan tujuannya supaya hasil panen maksimal,” jelas Bagus.

Salah satu Warga Binaan, Arbain menyampaikan bahwa dirinya bersungguh-sungguh mengikuti program pembinaan kemandirian. “Saya baru dua bulan ikut kegiatan perkebunan, namun sudah banyak ilmu yang diberi oleh para petugas. Semoga bisa bermanfaat dan saya akan rawat singkong ini dengan sepenuh hati,” janjinya.

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mamose, Saat Ikatan Leluhur Kembali Diperteguh di Lempo Gandeng
Silaturahim dan Pengukuhan DPD KKB Todilaling Berlangsung Sakral, dihadiri perangkat Adza Matoa Balanipa dan Perangkat adat Banua Kaeyyang
Kebakaran di Stasiun Pengisian BBM di Bahodopi Hanguskan Satu Unit Mobil
Selamat! BPBD Mamuju Tengah Cetak Prestasi pada HKBN 2026 Tingkat Provinsi Sulbar
Desa Batupute masuk 15 besar desa terbaik nasional
Warga Dusun Barangtang Desa Manuba berharap bantuan pemerintah.
Warga Dusun Barangtang Desa batu pute berharap bantuan pemerintah
PAC Pemuda Pancasila mallusetasi kabupaten barru laksanakan bukber dan bagi takjil
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:14 WIT

Mamose, Saat Ikatan Leluhur Kembali Diperteguh di Lempo Gandeng

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:44 WIT

Silaturahim dan Pengukuhan DPD KKB Todilaling Berlangsung Sakral, dihadiri perangkat Adza Matoa Balanipa dan Perangkat adat Banua Kaeyyang

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:25 WIT

Kebakaran di Stasiun Pengisian BBM di Bahodopi Hanguskan Satu Unit Mobil

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:13 WIT

Selamat! BPBD Mamuju Tengah Cetak Prestasi pada HKBN 2026 Tingkat Provinsi Sulbar

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:46 WIT

Desa Batupute masuk 15 besar desa terbaik nasional

Berita Terbaru