Panen 150 Kg Rambutan, Lapas Banjarbaru Perkuat Pembinaan dan Dukung Ketahanan Pangan

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025 - 17:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjarbaru panen 150 kilogram rambutan sebagai hasil program pembinaan kemandirian Warga Binaan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Jumat (19/12). Kegiatan ini menjadi bagian dari pemanfaatan lahan produktif sekaligus dukungan terhadap program ketahanan pangan.

Panen rambutan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Banjarbaru, I Made Supartana, bersama pejabat struktural dan Warga Binaan yang terlibat dalam perawatan kebun. Rambutan jenis antalagi yang dipanen telah memasuki masa panen optimal setelah melalui proses perawatan rutin sejak masa tanam.

I Made Supartana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja kolaboratif antara petugas dan Warga Binaan dalam mengelola lahan SAE secara berkelanjutan. “Panen rambutan ini menjadi wujud nyata pembinaan kemandirian di Lapas Banjarbaru. Selain memberikan keterampilan praktis, kegiatan ini juga menanamkan nilai kerja sama, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” ujar Made.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang ketahanan pangan dan pemberdayaan Warga Binaan.

Rambutan berbuah subur berkat perawatan intensif Warga Binaan, mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga menjaga kebersihan area kebun. Pemilihan jenis rambutan antalagi dilakukan karena kualitas buah yang baik dan memiliki nilai ekonomi.

Baca Juga :  Babinsa 03/Aitinyo Karya Bakti Menjelang Peresmian Gereja GKI Efata Aitinyo

Salah satu Warga Binaan, Junaidi, mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam proses perawatan hingga panen. “Kami merawat pohon ini setiap hari. Saat panen seperti ini, rasanya senang karena hasil kerja kami bisa terlihat dan bermanfaat,” ungkapnya.

Selanjutnya, hasil panen rambutan akan dipasarkan melalui kegiatan Fresh Market Lapas Banjarbaru. Melalui kegiatan ini, Lapas Banjarbaru berharap pembinaan kemandirian terus berkembang, memberikan bekal keterampilan bagi Warga Binaan, serta memperkuat peran Lapas dalam mendukung program Pemasyarakatan yang produktif dan berdaya guna bagi masyarakat.Panen 150 Kg Rambutan, Lapas Banjarbaru Perkuat Pembinaan dan Dukung Ketahanan Pangan

Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjarbaru panen 150 kilogram rambutan sebagai hasil program pembinaan kemandirian Warga Binaan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Jumat (19/12). Kegiatan ini menjadi bagian dari pemanfaatan lahan produktif sekaligus dukungan terhadap program ketahanan pangan.

Panen rambutan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Banjarbaru, I Made Supartana, bersama pejabat struktural dan Warga Binaan yang terlibat dalam perawatan kebun. Rambutan jenis antalagi yang dipanen telah memasuki masa panen optimal setelah melalui proses perawatan rutin sejak masa tanam.

I Made Supartana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja kolaboratif antara petugas dan Warga Binaan dalam mengelola lahan SAE secara berkelanjutan. “Panen rambutan ini menjadi wujud nyata pembinaan kemandirian di Lapas Banjarbaru. Selain memberikan keterampilan praktis, kegiatan ini juga menanamkan nilai kerja sama, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” ujar Made.

Baca Juga :  Lapas Mamasa Tingkatkan Pemenuhan Gizi Warga Binaan dengan Pembagian Xtra Fooding Secara Berkala

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang ketahanan pangan dan pemberdayaan Warga Binaan.

Rambutan berbuah subur berkat perawatan intensif Warga Binaan, mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga menjaga kebersihan area kebun. Pemilihan jenis rambutan antalagi dilakukan karena kualitas buah yang baik dan memiliki nilai ekonomi.

Salah satu Warga Binaan, Junaidi, mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam proses perawatan hingga panen. “Kami merawat pohon ini setiap hari. Saat panen seperti ini, rasanya senang karena hasil kerja kami bisa terlihat dan bermanfaat,” ungkapnya.

Selanjutnya, hasil panen rambutan akan dipasarkan melalui kegiatan Fresh Market Lapas Banjarbaru. Melalui kegiatan ini, Lapas Banjarbaru berharap pembinaan kemandirian terus berkembang, memberikan bekal keterampilan bagi Warga Binaan, serta memperkuat peran Lapas dalam mendukung program Pemasyarakatan yang produktif dan berdaya guna bagi masyarakat.

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mamose, Saat Ikatan Leluhur Kembali Diperteguh di Lempo Gandeng
Silaturahim dan Pengukuhan DPD KKB Todilaling Berlangsung Sakral, dihadiri perangkat Adza Matoa Balanipa dan Perangkat adat Banua Kaeyyang
Kebakaran di Stasiun Pengisian BBM di Bahodopi Hanguskan Satu Unit Mobil
Selamat! BPBD Mamuju Tengah Cetak Prestasi pada HKBN 2026 Tingkat Provinsi Sulbar
Desa Batupute masuk 15 besar desa terbaik nasional
Warga Dusun Barangtang Desa Manuba berharap bantuan pemerintah.
Warga Dusun Barangtang Desa batu pute berharap bantuan pemerintah
PAC Pemuda Pancasila mallusetasi kabupaten barru laksanakan bukber dan bagi takjil
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:14 WIT

Mamose, Saat Ikatan Leluhur Kembali Diperteguh di Lempo Gandeng

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:44 WIT

Silaturahim dan Pengukuhan DPD KKB Todilaling Berlangsung Sakral, dihadiri perangkat Adza Matoa Balanipa dan Perangkat adat Banua Kaeyyang

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:25 WIT

Kebakaran di Stasiun Pengisian BBM di Bahodopi Hanguskan Satu Unit Mobil

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:13 WIT

Selamat! BPBD Mamuju Tengah Cetak Prestasi pada HKBN 2026 Tingkat Provinsi Sulbar

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:46 WIT

Desa Batupute masuk 15 besar desa terbaik nasional

Berita Terbaru