Lebih baik saya pindahkan rumah saya, dari pada “pindah dukungan” ke calon lain, karena saya pilih A.Ina-Abustan

- Jurnalis

Jumat, 1 November 2024 - 18:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barru_Di masa pilkada barru kali ini ada sebuah kejadian menyentuh hati datang dari Desa Lojie, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru.

Seorang nenek bernama Itima, yang mengalami lumpuh dan tinggal di sebuah gubuk sederhana, harus menghadapi kenyataan pahit ketika rumahnya dibongkar oleh sekelompok warga yang mengaku sebagai pemilik lahan.
Pembongkaran ini diduga terjadi karena perbedaan pilihan dalam mendukung calon bupati.

Itima, meski menghadapi nasib sulit, tetap tegar dan penuh ketulusan. Dia diketahui mendukung pasangan calon bupati nomor urut 3, Andi Ina dan Abustan.
Meskipun rumah satu-satunya kini telah dibongkar, nenek ini memilih menerima kenyataan dengan hati yang lapang.

Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan: Babinsa Bersama Warga Bersihkan Irigasi di Desa Empeh

“Karena saya mendukung Andi Ina-Abustan, rumah saya dibongkar dan digusur,” kata Itima dengan suara pelan.
Dalam kondisi rentan dan tak berdaya, Itima tetap memilih ikhlas menerima tindakan tersebut.
Nenek ini tak menunjukkan dendam atau rasa marah, meski rumah yang selama ini menaunginya telah hilang. Dengan hati besar, Itima malah mendoakan kebaikan untuk mereka yang terlibat dalam penggusuran itu.

“Ya mau di apa lagi, saya relakan dan ikhlas,” ucap Itima, menunjukkan kebesaran hatinya.
Lebih dari itu, doa tulusnya juga dipanjatkan untuk pasangan Andi Ina-Abustan, calon pemimpin yang ia harapkan dapat membawa perubahan positif bagi Kabupaten Barru.
Meski dalam keterbatasan, semangat dan harapan Itima bagi pasangan yang ia dukung tetap teguh.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 1404-05/Patampanua Gerak Cepat Bantu Warga Pindahkan Pohon Tumbang Yang Halangi Jalan

“Kami doakan semoga Andi Ina dan Abustan terpilih jadi Bupati,” ungkapnya penuh harapan.
Kisah nenek Itima menjadi potret ketulusan yang menyentuh hati, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya sikap saling menghargai dalam perbedaan pilihan politik.(Team)

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mamose, Saat Ikatan Leluhur Kembali Diperteguh di Lempo Gandeng
Silaturahim dan Pengukuhan DPD KKB Todilaling Berlangsung Sakral, dihadiri perangkat Adza Matoa Balanipa dan Perangkat adat Banua Kaeyyang
Kebakaran di Stasiun Pengisian BBM di Bahodopi Hanguskan Satu Unit Mobil
Selamat! BPBD Mamuju Tengah Cetak Prestasi pada HKBN 2026 Tingkat Provinsi Sulbar
Desa Batupute masuk 15 besar desa terbaik nasional
Warga Dusun Barangtang Desa Manuba berharap bantuan pemerintah.
Warga Dusun Barangtang Desa batu pute berharap bantuan pemerintah
PAC Pemuda Pancasila mallusetasi kabupaten barru laksanakan bukber dan bagi takjil
Berita ini 256 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:14 WIT

Mamose, Saat Ikatan Leluhur Kembali Diperteguh di Lempo Gandeng

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:44 WIT

Silaturahim dan Pengukuhan DPD KKB Todilaling Berlangsung Sakral, dihadiri perangkat Adza Matoa Balanipa dan Perangkat adat Banua Kaeyyang

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:25 WIT

Kebakaran di Stasiun Pengisian BBM di Bahodopi Hanguskan Satu Unit Mobil

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:13 WIT

Selamat! BPBD Mamuju Tengah Cetak Prestasi pada HKBN 2026 Tingkat Provinsi Sulbar

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:46 WIT

Desa Batupute masuk 15 besar desa terbaik nasional

Berita Terbaru