Lapas Banjarbaru Terapkan Zero Waste Pemasyarakatan lewat Pengolahan Limbah Cat

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 13:23 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru implementasikan konsep Zero Waste Pemasyarakatan melalui pengolahan limbah bekas wadah cat menjadi tempat sampah organik, anorganik, dan bahan berbahaya dan beracun (B3). Kegiatan ini dilaksanakan di Bengkel Kerja Lapas Banjarbaru, Rabu (17/12), dengan melibatkan Warga Binaan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian.

Sebanyak lima orang Warga Binaan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut dengan pendampingan petugas kegiatan kerja serta Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik. Dalam prosesnya, sebanyak 25 wadah cat bekas dimanfaatkan kembali dan diolah menjadi tempat sampah yang dipilah sesuai jenisnya.

Baca Juga :  Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi Pemerintahan Daerah (Rakorbangda) Wilayah Sulawesi Tahun 2025.

Pengolahan limbah cat ini menjadi langkah konkret Lapas Banjarbaru dalam mengurangi volume sampah sekaligus menumbuhkan kesadaran pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di dalam Lapas. Kegiatan ini juga mendukung terciptanya lingkungan Pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan tertata.

Pelaksanaan kegiatan menerapkan prinsip Reduce, Reuse, Recycle, Recovery, dan Remanufacture (5R). Melalui pendekatan tersebut, pengelolaan sampah tidak hanya berorientasi pada kebersihan, tetapi juga bernilai edukatif dan produktif bagi Warga Binaan.

Kepala Lapas Banjarbaru, I Made Supartana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam menghadirkan pembinaan yang selaras dengan kepedulian lingkungan. “Pengolahan limbah ini tidak hanya mendukung program Zero Waste Pemasyarakatan, tetapi juga membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang aplikatif dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga :  Lapas Kelas III Mamasa Gelar Pemeriksaan Kamar Hunian untuk Pastikan Kondisi Warga Binaan

Salah satu Warga Binaan, Rahmad, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru yang bermanfaat. “Kami belajar mengolah barang bekas menjadi sesuatu yang berguna. Keterampilan ini bisa menjadi bekal positif bagi kami ke depannya,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Banjarbaru terus mendorong pembinaan kemandirian yang berwawasan lingkungan serta berkontribusi pada peningkatan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan Pemasyarakatan secara berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mamose, Saat Ikatan Leluhur Kembali Diperteguh di Lempo Gandeng
Silaturahim dan Pengukuhan DPD KKB Todilaling Berlangsung Sakral, dihadiri perangkat Adza Matoa Balanipa dan Perangkat adat Banua Kaeyyang
Kebakaran di Stasiun Pengisian BBM di Bahodopi Hanguskan Satu Unit Mobil
Selamat! BPBD Mamuju Tengah Cetak Prestasi pada HKBN 2026 Tingkat Provinsi Sulbar
Desa Batupute masuk 15 besar desa terbaik nasional
Warga Dusun Barangtang Desa Manuba berharap bantuan pemerintah.
Warga Dusun Barangtang Desa batu pute berharap bantuan pemerintah
PAC Pemuda Pancasila mallusetasi kabupaten barru laksanakan bukber dan bagi takjil
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:14 WIT

Mamose, Saat Ikatan Leluhur Kembali Diperteguh di Lempo Gandeng

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:44 WIT

Silaturahim dan Pengukuhan DPD KKB Todilaling Berlangsung Sakral, dihadiri perangkat Adza Matoa Balanipa dan Perangkat adat Banua Kaeyyang

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:25 WIT

Kebakaran di Stasiun Pengisian BBM di Bahodopi Hanguskan Satu Unit Mobil

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:13 WIT

Selamat! BPBD Mamuju Tengah Cetak Prestasi pada HKBN 2026 Tingkat Provinsi Sulbar

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:46 WIT

Desa Batupute masuk 15 besar desa terbaik nasional

Berita Terbaru