Lapas Banjarbaru Panen Jagung Manis dan Kacang Tanah, Wujud Nyata Pemberdayaan Warga Binaan

- Jurnalis

Selasa, 22 Juli 2025 - 12:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasayarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru terus tunjukkan komitmen mendukung ketahanan pangan nasional melalui program pembinaan kemandirian Warga Binaan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui panen jagung manis dan kacang tanah di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Labaru, Senin (21/7) yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) I Made Supartana, bersama Pejabat Struktural.

Kalapas menerangkan panen tersebut merupakan bagian dari implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mendorong Lapas agar berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional. “Hari ini kami panen 200 kilogram jagung manis dan 35 kilogram kacang tanah. Kami bersyukur atas keberhasilan panen ini dan tentunya sangat bangga dengan kerja keras dan produktifitas yang ditunjukkan oleh Warga Binaan dalam mengikuti program pembinaan kemandiriaan yang kami selenggarakan,” pujinya.

Baca Juga :  Bersama Kemenag, Rutan Palu Tingkatkan Pemahaman Agama Warga Binaan

Made menekankan panen ini bukan sekadar hasil pertanian dan budidaya, melainkan gambaran proses pembinaan berkelanjutan di Lapas guna membangun Warga Binaan yang berkualitas, mandiri, dan berdaya saing. “Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa di dalam Lapas, ada proses pembinaan, pemberdayaan, dan harapan yang terus tumbuh di dalam diri Warga Binaan. Ini adalah bukti nyata bahwa Lapas bisa menjadi tempat produktif dan bermanfaat bagi mereka,” tegasnya.

Baca Juga :  Lapas Kelas III Mamasa Laksanakan Perawatan Tanaman Sayur untuk Wujudkan Ketahanan Pangan

Lebih lanjut, Made pun berharap keberhasilan panen ini dapat menjadi motivasi bagi Warga Binaan untuk terus produktif dalam menghasilkan karya-karya lainnya. “Semoga panen ini membuat Warga Binaan semakin bersemangat dalam mengembangkan keterampilannya sehingga bisa mandiri ketika kembali ke masyarakat nanti,” harapnya.

Hasil panen jagung manis dan kacang tanag akan dipasarkan ke luar Lapas dan sebagian lainnya didistribusikan ke dapur Lapas untuk makanan Warga Binaan. Sementara itu, hasil penjualannya akan disetorkan ke Penerimaan Negara Bukan Pajak, membeli bibit baru, dan premi untuk Warga Binaan sebagai bentuk apresiasi atas keuletan dan kerja kerasnya.

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mamose, Saat Ikatan Leluhur Kembali Diperteguh di Lempo Gandeng
Silaturahim dan Pengukuhan DPD KKB Todilaling Berlangsung Sakral, dihadiri perangkat Adza Matoa Balanipa dan Perangkat adat Banua Kaeyyang
Kebakaran di Stasiun Pengisian BBM di Bahodopi Hanguskan Satu Unit Mobil
Selamat! BPBD Mamuju Tengah Cetak Prestasi pada HKBN 2026 Tingkat Provinsi Sulbar
Desa Batupute masuk 15 besar desa terbaik nasional
Warga Dusun Barangtang Desa Manuba berharap bantuan pemerintah.
Warga Dusun Barangtang Desa batu pute berharap bantuan pemerintah
PAC Pemuda Pancasila mallusetasi kabupaten barru laksanakan bukber dan bagi takjil
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:14 WIT

Mamose, Saat Ikatan Leluhur Kembali Diperteguh di Lempo Gandeng

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:44 WIT

Silaturahim dan Pengukuhan DPD KKB Todilaling Berlangsung Sakral, dihadiri perangkat Adza Matoa Balanipa dan Perangkat adat Banua Kaeyyang

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:25 WIT

Kebakaran di Stasiun Pengisian BBM di Bahodopi Hanguskan Satu Unit Mobil

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:13 WIT

Selamat! BPBD Mamuju Tengah Cetak Prestasi pada HKBN 2026 Tingkat Provinsi Sulbar

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:46 WIT

Desa Batupute masuk 15 besar desa terbaik nasional

Berita Terbaru