Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten barru mengatakan informasi salah di pahami dan tidak benar pemberitaan di salah satu media

- Jurnalis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 19:56 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barru_Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru, Andi Adnan Azis, meluruskan isu yang menyebutkan bahwa orang tua siswa enggan menyekolahkan anak-anak mereka ke Sekolah Rakyat. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan telah disalahpahami.

“Kami tidak pernah menyatakan bahwa orang tua siswa menolak atau enggan melepas anaknya ke Sekolah Rakyat. Yang saya sampaikan adalah bahwa program ini masih membutuhkan sosialisasi lebih lanjut,” ujar Andi Adnan pada Sabtu, 23/08/2025.

Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat justru mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya para orang tua siswa. Ia juga mengapresiasi komitmen Bupati Barru yang telah bekerja keras dalam merealisasikan Sekolah Rakyat sebagai upaya memperluas akses pendidikan yang layak dan terjangkau.

Baca Juga :  Camat mallusetasi berkunjung ke pasar palanro

“Faktanya, para orang tua justru sangat merespons kehadiran Sekolah Rakyat ini dengan baik. Hanya saja memang diperlukan sosialisasi agar semua pihak lebih memahami konsep dan manfaatnya,” ungkap mantan Kepala Dinas Perhubungan tersebut.

Andi Adnan juga mengungkapkan bahwa saat ini sudah tercatat sebanyak 100 siswa yang akan bergabung di Sekolah Rakyat, terdiri dari 50 siswa tingkat SD dan 50 siswa tingkat SMP. Para siswa ini akan segera mengikuti proses pembelajaran setelah pembangunan sekolah perintis di Desa Harapan rampung dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Kasdim 1022/Tanah Bumbu Hadiri Peluncuran Kelembagaan 80.000 Koperasi Merah Putih dan Peringatan Hari Koperasi Nasional Ke 78

Sebagai informasi tambahan, Pemerintah Kabupaten Barru saat ini tengah mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua yang akan dibangun secara permanen di Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja. Proyek ini merupakan salah satu program strategis daerah untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah pelosok.

“Kami berharap masyarakat terus mendukung upaya ini. Sekolah Rakyat adalah bentuk komitmen nyata Pemkab Barru dalam memberikan akses pendidikan merata bagi semua,” pungkasnya. (*)

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mamose, Saat Ikatan Leluhur Kembali Diperteguh di Lempo Gandeng
Silaturahim dan Pengukuhan DPD KKB Todilaling Berlangsung Sakral, dihadiri perangkat Adza Matoa Balanipa dan Perangkat adat Banua Kaeyyang
Kebakaran di Stasiun Pengisian BBM di Bahodopi Hanguskan Satu Unit Mobil
Selamat! BPBD Mamuju Tengah Cetak Prestasi pada HKBN 2026 Tingkat Provinsi Sulbar
Desa Batupute masuk 15 besar desa terbaik nasional
Warga Dusun Barangtang Desa Manuba berharap bantuan pemerintah.
Warga Dusun Barangtang Desa batu pute berharap bantuan pemerintah
PAC Pemuda Pancasila mallusetasi kabupaten barru laksanakan bukber dan bagi takjil
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:14 WIT

Mamose, Saat Ikatan Leluhur Kembali Diperteguh di Lempo Gandeng

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:44 WIT

Silaturahim dan Pengukuhan DPD KKB Todilaling Berlangsung Sakral, dihadiri perangkat Adza Matoa Balanipa dan Perangkat adat Banua Kaeyyang

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:25 WIT

Kebakaran di Stasiun Pengisian BBM di Bahodopi Hanguskan Satu Unit Mobil

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:13 WIT

Selamat! BPBD Mamuju Tengah Cetak Prestasi pada HKBN 2026 Tingkat Provinsi Sulbar

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:46 WIT

Desa Batupute masuk 15 besar desa terbaik nasional

Berita Terbaru