Kanwil Ditjenpas Jateng Terima 41 Napi High Risk dari Jakarta untuk Pengamanan dan Pembinaan Khusus

- Jurnalis

Senin, 13 Oktober 2025 - 12:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilacap, Nusakambangan – Dalam rangka memperkuat komitmen terhadap terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran barang terlarang, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah menerima sebanyak 41 narapidana berisiko tinggi (high risk) dari wilayah Jakarta. Seluruh narapidana tersebut dipindahkan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Super Maksimum Security di Pulau Nusakambangan.

“41 warga binaan high risk wilayah Jakarta tiba di Nusakambangan pagi ini, sekitar pukul 05.30 pagi. Mereka di tempatkan di 5 (lima) Lapas,” kata Mardi Santoso, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Senin pagi (13/10).

Mardi menjelaskan bahwa seluruh narapidana telah diterima sesuai dengan Standard Operational Procedure (SOP). “Mereka diterima sesuai dengan SOP (Standard Operational Procedure), 15 orang ditempatkan di Lapas Super Maximum Security Karang Anyar, 5 orang di Lapas Super Maximum Security Pasir Putih, 8 orang di Lapas Maximum Besi, 12 orang di Lapas Ngaseman, dan 1 orang di Lapas Permisan. Mereka sudah diperiksa secara administrasi dan kondisi, dinyatakan lengkap,” sambungnya.

Baca Juga :  Gotong Royong ,Babinsa dan Warga Desa Kiran Baroh Bersihkan Jalan dan Selokan

Lebih lanjut, Mardi mengungkapkan bahwa ke-41 warga binaan tersebut akan menjalani pembinaan dan pengamanan dengan tingkat pengawasan yang disesuaikan berdasarkan hasil asesmen. Ia menegaskan bahwa pemindahan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lapas atau rutan asal dari potensi pelanggaran serta peredaran barang terlarang seperti ponsel dan narkoba. Kedua, untuk memberikan pembinaan yang lebih terarah bagi para narapidana berisiko tinggi itu sendiri.

“Pembinaan di Nusakambangan diharapkan dapat mengubah perilaku warga binaan high risk sesuai dengan tujuan Pemasyarakatan, bahwa mereka menyadari kesalahan dan mengikuti semua aturan yang telah ditetapkan. Sehingga pada saatnya mereka selesai menjalani hukuman, mereka dapat menjadi warga negara yang di masyarakat, tidak mengulangi lagi kesalahannya,” lanjutnya.

Baca Juga :  Karutan Palu Bersama Jajaran Kunjungi Kelurahan Balaroa, Jelang Kunjungan Ibu Menkumham Ziarah dan Doa Bersama Bencana Pasigala

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan DKI Jakarta, Heri Azhari, menjelaskan bahwa proses pemindahan dilakukan melalui kolaborasi yang solid antara jajaran Pemasyarakatan Jakarta, personel BRIMOB dan Polres Metro Jaya, serta petugas pengamanan, intelijen, dan kepatuhan internal Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

“Alhammdulillah proses pemindahan berjalan aman dan lancar,” pungkas Heri.

Pemindahan ini menjadi bukti nyata komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta meningkatkan efektivitas pembinaan bagi warga binaan berisiko tinggi. Langkah ini diharapkan semakin memperkuat sistem Pemasyarakatan yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada perubahan perilaku menuju pemasyarakatan yang bersih dan bermartabat.

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mamose, Saat Ikatan Leluhur Kembali Diperteguh di Lempo Gandeng
Silaturahim dan Pengukuhan DPD KKB Todilaling Berlangsung Sakral, dihadiri perangkat Adza Matoa Balanipa dan Perangkat adat Banua Kaeyyang
Kebakaran di Stasiun Pengisian BBM di Bahodopi Hanguskan Satu Unit Mobil
Selamat! BPBD Mamuju Tengah Cetak Prestasi pada HKBN 2026 Tingkat Provinsi Sulbar
Desa Batupute masuk 15 besar desa terbaik nasional
Warga Dusun Barangtang Desa Manuba berharap bantuan pemerintah.
Warga Dusun Barangtang Desa batu pute berharap bantuan pemerintah
PAC Pemuda Pancasila mallusetasi kabupaten barru laksanakan bukber dan bagi takjil
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:14 WIT

Mamose, Saat Ikatan Leluhur Kembali Diperteguh di Lempo Gandeng

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:44 WIT

Silaturahim dan Pengukuhan DPD KKB Todilaling Berlangsung Sakral, dihadiri perangkat Adza Matoa Balanipa dan Perangkat adat Banua Kaeyyang

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:25 WIT

Kebakaran di Stasiun Pengisian BBM di Bahodopi Hanguskan Satu Unit Mobil

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:13 WIT

Selamat! BPBD Mamuju Tengah Cetak Prestasi pada HKBN 2026 Tingkat Provinsi Sulbar

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:46 WIT

Desa Batupute masuk 15 besar desa terbaik nasional

Berita Terbaru