Majalengka – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Majalengka, Suriyanta Leonardo Situmorang, memimpin rapat bersama jajaran pengamanan yang terdiri dari Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) dan Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Selasa (18/02).
Rapat ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi serta mengevaluasi administrasi dan teknis pengamanan di lingkungan Lapas Kelas IIB Majalengka.
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas membahas secara rinci terkait administrasi maupun teknis keamanan meliputi jumlah anggota jaga, kapasitas hunian, mekanisme pengamanan terhadap blok wanita, serta kondisi administrasi laporan keamanan. Selain itu, kondisi alat inventaris keamanan seperti senjata, gembok, dan borgol juga menjadi perhatian utama. Rapat turut membahas frekuensi pelaksanaan sidak dan tes urine bagi warga binaan serta petugas, guna mencegah peredaran barang terlarang di dalam lapas.
Dalam arahannya, Kalapas menekankan pentingnya penguatan sistem pengamanan, baik dari sisi administratif maupun teknis operasional. “Pengamanan di lapas bukan hanya soal penjagaan fisik, tetapi juga memastikan seluruh sistem administrasi berjalan tertib dan terpantau dengan baik,” ujar Suriyanta.
Selain itu, Kalapas juga mengingatkan kepada seluruh jajaran pengamanan untuk terus menjaga kekompakan dan kewaspadaan. “Pengamanan yang efektif tidak hanya bergantung pada peralatan, tetapi juga pada kesiapan mental dan komitmen kita semua dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” tutupnya.
Rapat ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Lapas Kelas IIB Majalengka dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib, sejalan dengan prinsip pemasyarakatan yang humanis namun tetap berpegang pada ketentuan keamanan yang berlaku.









