Diduga Terlibat Kasus Uang Palsu di UIN Alauddin Makassar, Dua ASN Pemprov Sulbar Ditangkap

- Jurnalis

Selasa, 17 Desember 2024 - 20:28 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Dua oknum aparatur sipil negara (ASN) lingkup pemerintahan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diamankan Polisi lantara ikut terlibat dalam kasus dugaan pembuatan dan peredaran uang palsu di Kampus Alauddin Makassar.

Kasi Humas Polresta Mamuju Herman Basir, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan mengatakan, di Mamuju ada empat orang yang ditangkap dan dua diantaranya adalah oknum ASN pemprov ini ditangkap akibat ikut terlibat dari kasus uang palsu di Kampus Alauddin Makassar.

“Khusus di Mamuju kami menangkap empat orang tersangka dan ada dua ASN juga ikut ditangkap karena terlibat kasus uang palsu dari hasil pengembangan dari staf honorer kampus UIN Alauddin Makassar yang ditangkap.

Baca Juga :  Berakhir Sudah Aksi Bejat Mertua Rudapaksa Menantu

Dimana ke ampat tersangka tersebut kini diserahkan ke Polres Gowa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Diketahui, dari hasil keterangan empat tersangka tersebut, yang berhasil di ringkus di wilayah Mamuju, sempat mengedarkan uang palsu tersebut di sejumlah tokoh kecil di Mamuju.

“Dari hasil pengungkapan, Polisi berhasil mengamankan Rp11 juta dari Rp20 juta uang palsu yang diedarkan di Mamuju, dan masih ada Rp9 juta uang palsu yang saat ini masih beredar di masyarakat Mamuju yang saat ini belum ditemukan,”jelasnya.

Baca Juga :  Wartawan Gadungan Berhasil di Ringkus Polsek Tempe

Adapun keempat orang terduga pelaku yang diamankan dari hasil pengembangan inisial MB (35) pekerjaan staf honorer UIN diamankan kelompok jaringan yang ada di Mamuju yakni:
TA (52) Pekerjaan ASN Pemprov Sulbar, IH (42) pekerjaan Wiraswasta, WY (32) pekerjaan wiraswasta, dan MMB (40) ASN Pemprov Sulbar

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tabrakan Berujung Penyiksaan, Korban Dianiaya Lalu Diseret Kedalam Mobil 
Pastikan situasi aman dan terkendali Babinsa 1405-04/Soppeng Riaja Laksanakan Pemantauan Luapan Sungai Balusu
Personel Koramil 1405-08/Tanete Riaja Gelar Karya Bakti Bersihkan Bahu Jalan dan Parit
Kasus Open BO Berujung Maut, Polisi Beberkan Motif Pembunuhan di Wisma Tanrutedong
Dengan Semangat Nasionalisme, Serka Erfan Jadi Pelatih Paskibraka
Timsus Kodam Gulung Satu Kelompok Passibis di Sidrap. 40 Pelaku di Amankan
Anak Umur 8 Tahun Disekap Keluarganya Dengan Menggunakan Parang
Enam Napi Kabur dari Lapas Wamena. Salah Satunya Komandan KKB
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:31 WIT

Tabrakan Berujung Penyiksaan, Korban Dianiaya Lalu Diseret Kedalam Mobil 

Rabu, 25 Februari 2026 - 09:18 WIT

Pastikan situasi aman dan terkendali Babinsa 1405-04/Soppeng Riaja Laksanakan Pemantauan Luapan Sungai Balusu

Kamis, 9 Oktober 2025 - 10:10 WIT

Personel Koramil 1405-08/Tanete Riaja Gelar Karya Bakti Bersihkan Bahu Jalan dan Parit

Jumat, 12 September 2025 - 20:42 WIT

Kasus Open BO Berujung Maut, Polisi Beberkan Motif Pembunuhan di Wisma Tanrutedong

Senin, 11 Agustus 2025 - 06:14 WIT

Dengan Semangat Nasionalisme, Serka Erfan Jadi Pelatih Paskibraka

Berita Terbaru