Palu, 10 November 2024 – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, Balai Pemasyarakatan Kelas I Palu, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah, menggelar upacara bendera di halaman kantor. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai Bapas, mulai dari pejabat struktural, fungsional tertentu hingga fungsional umum.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Bapas Kelas I Palu, Hasrudin, membacakan sambutan Menteri Sosial yang menekankan pentingnya meneladani para pahlawan dan mencintai negara. Dalam sambutannya, Hasrudin mengajak seluruh pegawai untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kepahlawanan dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.
“Hari Pahlawan bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga momentum bagi kita untuk merefleksikan kembali perjuangan para pahlawan. Semangat kepahlawanan harus terus kita hidupkan dalam setiap tindakan kita,” ujar Hasrudin.
Upacara peringatan Hari Pahlawan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat nasionalisme dan rasa cinta tanah air bagi seluruh pegawai Bapas Kelas I Palu.
Kepala Bapas Kelas I palu, Hasrudin kembali menyampaikan “Saya sangat mengapresiasi antusiasme seluruh pegawai dalam mengikuti upacara peringatan Hari Pahlawan. Semoga semangat kepahlawanan yang telah kita tanamkan dapat menjadi motivasi bagi kita untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, kita juga ingin menunjukkan bahwa Bapas Kelas I Palu berkomitmen untuk berkontribusi dalam membangun bangsa.”
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah, Hermansyah Siregar menyambut baik pelaksanaan upacara peringatan Hari Pahlawan di Bapas Kelas I Palu. Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan. “Saya berharap semangat kepahlawanan dapat terus tumbuh dan berkembang di kalangan pegawai Kemenkumham Sulawesi Tengah. Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik tolak untuk meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.”









