Karyawan Dituding Curi BBM, Manajer Perusahaan Jadi Tersangka

- Jurnalis

Senin, 9 Desember 2024 - 21:52 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Media sosial dihebohkan dengan unggahan soal sepasang ibu dan anak yang tega disekap di kandang anjing. Peristiwa ini diketahui terjadi di kawasan Bakam, Kabupaten Bangka, Bangka Belitung baru-baru ini.

Pasca viral, ibu yang diketahui bernama Nadia dan anaknya pun segera diselamatkan oleh Kepolisian Bangka Belitung dengan didampingi oleh dua pengacara, yaitu Andi Kusuma dan Budiono.

Alasan keduanya disekap di kandang hewan diketahui lantaran suami dari Nadia dituduh telah mencuri bahan bakar minyak (BBM) berjenis solar dari perusahaan tempatnya bekerja. Pasca dituduh, Nadia bercerita bahwa keberadaan sang suami kemudian tidak diketahui.

Suami Nadia diketahui baru satu bulan bekerja di PT. PMM di Bakam sebagai supir dumptruck, sebelum akhirnya menghilang setelah dituduh mencuri solar dari perusahaan tersebut. Nadia dan anaknya kemudian disekap oleh pihak perusahaan di kandang anjing sebagai hukuman.

Baca Juga :  Tujuh Anggota Satuan Reserse Polres Polman Menjalani Penempatan Khusus Pasca Meninggalnya Tujuh Tahanan

“Sekitar dua bulan lalu kami dijemput kemudian dibawa ke ruangan tempat kami disekap. Waktu itu mereka bilang kalian boleh pulang sampai suami saya ke sini,” ungkap Nadia, dikutip Senin (9/12).

Nadia dan sang anak tak diberi makanan dan minuman usai disekap di kandang anjing dengan ukuran 2×2 meter tersebut. Ia menyebut dirinya hanya mengandalkan belas kasihan dari para pekerja di kebun sawit yang kadang iba dan memberinya makanan ataupun susu untuk anaknya yang masih berusia 1,5 tahun.

Kasus ini telah ditangani oleh Kepolisian Bangka Belitung. Kapolda Bangka Belitung Irjen Hendro Pandowo pun menyebut pihaknya telah menetapkan satu tersangka atas kasus penyekapan ibu dan anak ini.

Baca Juga :  Enam Napi Kabur dari Lapas Wamena. Salah Satunya Komandan KKB

“Gelar perkara sudah dilakukan, ditetapkan tersangka atas nama GM sehingga kemudian kita akan lakukan penahanan dan proses penyidikan hingga tuntas,” ungkap Hendro, dilansir dari CNN Indonesia pada Senin (9/12).

Tersangka GM merupakan manajer perusahaan tempat suami Nadia bekerja, dan penyekapan pun dilakukan pada Nadia dan anaknya usai menuduh sang suami mencuri bahan bakar minyak (BBM) berjenis solar.

Namun, menurut Hendro tuduhan tersebut belum terbukti adanya. Ia menyebut, tersangka justru malah main hakim sendiri dengan menyekap Nadia bersama anaknya dibandingkan melapor ke polisi atas dugaan pencurian.

Kasus penyekapan ibu dan anak di kandang anjing ini pun masih terus bergulir. Kepolisian Bangka Belitung pun berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan memastikan pelaku diganjar sesuai dengan hukuman yang berlaku

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tabrakan Berujung Penyiksaan, Korban Dianiaya Lalu Diseret Kedalam Mobil 
Pastikan situasi aman dan terkendali Babinsa 1405-04/Soppeng Riaja Laksanakan Pemantauan Luapan Sungai Balusu
Personel Koramil 1405-08/Tanete Riaja Gelar Karya Bakti Bersihkan Bahu Jalan dan Parit
Kasus Open BO Berujung Maut, Polisi Beberkan Motif Pembunuhan di Wisma Tanrutedong
Dengan Semangat Nasionalisme, Serka Erfan Jadi Pelatih Paskibraka
Timsus Kodam Gulung Satu Kelompok Passibis di Sidrap. 40 Pelaku di Amankan
Anak Umur 8 Tahun Disekap Keluarganya Dengan Menggunakan Parang
Enam Napi Kabur dari Lapas Wamena. Salah Satunya Komandan KKB
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:31 WIT

Tabrakan Berujung Penyiksaan, Korban Dianiaya Lalu Diseret Kedalam Mobil 

Rabu, 25 Februari 2026 - 09:18 WIT

Pastikan situasi aman dan terkendali Babinsa 1405-04/Soppeng Riaja Laksanakan Pemantauan Luapan Sungai Balusu

Kamis, 9 Oktober 2025 - 10:10 WIT

Personel Koramil 1405-08/Tanete Riaja Gelar Karya Bakti Bersihkan Bahu Jalan dan Parit

Jumat, 12 September 2025 - 20:42 WIT

Kasus Open BO Berujung Maut, Polisi Beberkan Motif Pembunuhan di Wisma Tanrutedong

Senin, 11 Agustus 2025 - 06:14 WIT

Dengan Semangat Nasionalisme, Serka Erfan Jadi Pelatih Paskibraka

Berita Terbaru