Abepura, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura kembali menjadi lokasi kegiatan pembinaan rohani melalui program Pendalaman Alkitab (PA) pada Jumat sore, (01/11/2024). Kegiatan ini diinisiasi oleh Persekutuan Pemuda Gereja Protestan Indonesia (PP GPI) Papua Jemaat Elim Abepura bersama Persekutuan Mahasiswa Pemuda dan Pelajar Kristiani Nasional (PMPPKN), bertujuan untuk memperkuat iman dan spiritualitas warga binaan Kristen di Lapas Abepura.
Kepala Seksi Binaan Narapidana Lapas Abepura, Tingkos Sitanggang, mewakili Kepala Lapas, menyampaikan apresiasi kepada PP GPI Papua Jemaat Elim Abepura dan PMPPKN atas dedikasinya dalam pelayanan bagi warga binaan. Menurutnya, kegiatan ibadah semacam ini lebih dari sekadar agenda rutin, melainkan wadah penting yang mampu menyentuh hati para warga binaan dan membawa mereka semakin dekat kepada Tuhan.
“Dengan ibadah seperti ini, spiritualitas para warga binaan akan semakin terbina, menjadi insan yang lebih baik lagi. Apapun kesalahan di masa lalu, ingatlah selalu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan meningkatkan kualitas diri, yang tercermin dari seberapa baik tingkat spiritualitas seseorang,” ujar Sitanggang.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan spiritual dalam proses rehabilitasi warga binaan. Menurutnya, kesempatan untuk memperkuat iman diyakini akan membawa perubahan positif dalam perilaku dan pola pikir mereka, sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 22 Tahun 2022 Pasal 35 ayat 1 tentang Penyelenggaraan Pembinaan Narapidana. Lapas Abepura terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, termasuk dalam aspek keagamaan.

Sitanggang berharap agar 92 warga binaan Kristen yang hadir dapat memetik manfaat sepenuhnya dari kegiatan ini.
“Jangan biarkan firman Tuhan berlalu begitu saja, tetapi jadikan itu sebagai garam dan terang dunia di sekitar kehidupan saudara-saudara, terutama di dalam lingkungan Lapas ini,” pesannya.
Dalam sesi renungan, Pendeta Jerry W Larumpaa, yang sebelumnya juga melayani di Lapas Bentuni, menyampaikan pesan dari Mazmur 103:1-5. Ia menegaskan bahwa Tuhan mengasihi setiap pribadi tanpa memandang latar belakang.
“Jadilah anak-anak terang di mana pun kita berada, karena setiap dari kita berharga di mata Tuhan,” ucap Pendeta Jerry, menyemangati para warga binaan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Evanglis Rosmayeni dari PMPPKN, serta Vicaris Prilly Iwong dan Grace Rongalaha dari PP GPI Papua Jemaat Elim Abepura. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi sumber penguatan dan pembaruan bagi warga binaan, agar mereka dapat menjalani masa hukuman dengan teguh berpegang pada nilai-nilai keimanan.
(Dok/Foto: Humas)
Kontributor: Tim Humas Lapas Abepura









