Barru_Kepala dinas Sosial Kabupaten barru Andi Syarifuddin S.PI, M.Si, bersama Pemerintah Daerah terus mengintensifkan sosialisasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) berbasis Desil untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran di tahun 2026, Acara sosialisasi ini di buka langsung oleh Camat Mallusetasi Andi Shandy Mulaputra SE,M.M pada hari rabu, 28/01/2026 di Aula Kantor Camat Mallusetasi.
Kadis Sosial menjelaskan ke para tamu undangan yang hadir bahwa, Dalam kesejahteraan DTKS, Desil 1 dikategorikan sebagai kelompok 10% masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah atau masuk dalam kategori miskin ekstrem,
Kelompok ini memiliki pengeluaran per kapita di bawah Rp500.000/bulan.
Andi syarifuddin juga menjelaskan bahwa Desil 1 bersama Desil 2-4 merupakan target prioritas utama untuk menerima bantuan sosial nasional seperti PKH, BPNT, dan bantuan lainnya dengan Mulai 2026, validasi diperketat seiring transformasi DTKS menjadi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) ungkapnya.

Jadi kami berharap di Kecamatan mallusetasi khususnya Perangkat desa/kelurahan dan pendamping sosial melakukan sosialisasi dan verifikasi di tingkat lokal untuk memperbarui data warga agar sesuai dengan realitas di lapangan.
Masyarakat juga diimbau aktif mengecek status Desil mereka melalui aplikasi atau datang langsung ke kantor desa/kelurahan untuk ketemu langsung petugas yang di beri wewenang.
Kepala Dinas Sosial juga menegaskan bahwa kelompok paling rentan, khususnya penyandang disabilitas yang masuk dalam Desil 1–4, menjadi prioritas utama dalam berbagai program bantuan sosial tahun 2026.
Sosialisasi ini bertujuan agar tidak ada warga yang masuk kategori miskin ekstrem yang terlewat dari program perlindungan sosial.
Sosialisasi di Aula Kantor Camat Mallusetasi di hadiri Antaranya, Kepala dinas Kesehatan dr. Amis, Camat Mallusetasi Andi Sandy Mulaputra SE,M.M, Anggota DPRD barru H. Rudi Hartono, H. Rusdi Cara SH,MH dan para undangan yang sempat hadir.









