Majalengka – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Majalengka, Suriyanta L. Situmorang pimpin rapat koordinasi dengan Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Rabu (19/02).
Rapat ini bertujuan untuk membahas berbagai hal penting terkait dengan pelayanan tahanan, pembinaan narapidana, dan pemenuhan hak-hak warga binaan. Dalam rapat tersebut, Kalapas menekankan pentingnya memberikan pelayanan yang baik dan profesional kepada para warga binaan, dengan tetap mengutamakan rasa manusiawi dan keadilan.
Pembinaan narapidana menjadi fokus utama, Kalapas mendorong peningkatan program-program rehabilitasi yang tidak hanya mengajarkan keterampilan praktis, tetapi juga memperkuat aspek moral dan spiritual. Ia menekankan bahwa tujuan dari pembinaan adalah agar narapidana dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik dan siap berkontribusi positif.
Selain itu, pemenuhan hak-hak warga binaan, seperti hak atas pendidikan, kesehatan, spiritual, dan kesempatan untuk mengembangkan potensi diri, juga menjadi sorotan. Kalapas mengingatkan agar setiap petugas senantiasa peka terhadap kebutuhan warga binaan dan menjamin bahwa hak-hak tersebut dapat terpenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Rapat tersebut berjalan dinamis dengan berbagai masukan dan solusi yang dihasilkan, dan Kalapas menekankan agar setiap tindakan yang diambil selalu berorientasi pada Standar yang berlaku sehingga dapat menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan mendukung proses rehabilitasi narapidana. Dengan kolaborasi yang baik antara pihak-pihak terkait, diharapkan pelayanan terhadap tahanan dan pembinaan narapidana semakin optimal.
Mengakhiri rapat Kalapas menyampaikan harapannya, “semoga komunikasi, kerja sama, dan dedikasi yang telah terjalin tetap terjaga dengan baik. Keberhasilan yang telah dicapai tidak lepas dari sinergi yang solid dan komitmen tinggi dari setiap individu. Dengan semangat kebersamaan yang terus diperkuat, kita dapat menghadapi berbagai tantangan dan meraih tujuan bersama dengan lebih optimal,” pungkas Kalapas.









