Salatiga – Membentuk pribadi warga binaan yang religius dan taat beragama, Warga Binaan Rutan Salatiga secara rutin mengikuti berbagai macam program pembinaan kerohanian.
Seperti belajar baca tulis Al Quran, Kajian, Sholat Berjamaah bagi warga binaan Muslim dan ibadah di gereja untuk warga binaan Kristiani.
Kepala Rutan Salatiga Redy Agian mengatakan dengan adanya berbagai macam pembinaan kepribadian kerohanian diharapkan para warga binaan dapat menjadi pribadi yang religius dan lebih baik secara mental dan spiritual.
“Dengan adanya berbagai macam pembinaan kepribadian kerohanian diharapkan para warga binaan dapat menjadi pribadi yang religius dan lebih baik secara mental dan spiritual,” katanya Selasa (14/01).
Redy Agian menjelaskan melalui program ini juga bertujuan untuk membentuk karakter yang kuat secara agama sehingga menjadi sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan mereka sehingga menjadi solusi untuk meminimalisir pengulangan tindak pidana.
“Kegiatan yang rutin dilaksanakan ini tak hanya memperkuat aspek spiritual WBP tetapi juga berperan penting dalam membentuk karakter dan perilaku WBP sehingga dapat membantu mereka dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial saat kembali ke masyarakat,” lanjutnya.
Sementara itu Kasubsi Pelayanan Tahanan Ruwiyanto menyampaikan kegiatan pembinaan ini juga memberikan manfaat positif memperkuat nilai-nilai keagamaan warga binaan yang dapat menjadi resolusi diri saat mereka sudah bebas nanti.
“Seluruh WBP kami wajibkan untuk mengikuti program kegiatan pembinaan kepribadian kerohanian sesuai dengan agamanya sehingga bekal yang didapat selama di Rutan dapat dimanfaatkan untuk menjadi pribadi yang taat beribadah,” ucapnya.
Selain melalui pembinaan kepribadian, untuk menunjang skil dan bekal saat mereka sudah bebas, Rutan Salatiga juga rutin menggelar pelatihan keterampilan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah.
Saat ini juga sedang berproses melaksanakan asta cita Presiden Prabowo dan Menteri Imigrasi Pemasyarakatan melalui program ketahanan pangan.
“Dengan memanfaatkan area luar branggang luar, kami juga melakukan terobosan baru dalam ketahanan pangan melalui program pertanian, bercocok tanam seperti bayam, terong, cabai dimana hasilnya nanti kami bagikan kepada warga binaan yang kurang mampu maupun masyarakat sekitar,” pungkasnya.









