ASS Dilarikan Ke Rumah Sakit Usai Menjalani Pemeriksaan Terkait Upal UIN

- Jurnalis

Selasa, 31 Desember 2024 - 21:50 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR – Penyidik Polres akhirnya harus melarikan tersangka sindikat uang palsu di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, ASS ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Sabtu (28/12/2024).

Langkah ini polisi lakukan karena kondisi kesehatan ASS semakin memburuk usai ditetapkan menjadi tersangka dalam pembuatan dan peredaran uang palsu.

“Iya ASS dibawa ke rumah sakit, karena memiliki riwayat penyakit jantung dan prostat,” kata Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak di RS Bhayangkara Makassar seperti dikutip, Minggu (29/12/2024).

Dia menjelaskan, ASS sebelumnya mengalami kondisi lemas usai menjalani pemeriksaan sejak Jumat (27/12/2024) hingga Sabtu (28/12/2024) di ruangan penyidikan Polres Gowa. Setelah itu penyidik membawanya ke RS Bhayangkara.

Baca Juga :  Polisi Usut Kasus Dugaan Penipuan 50 Warga Bone

“Penyidik melakukan pemeriksaan secara maraton sejak malam hingga dini hari. Pemeriksaan selama 12 jam. Setelah itu kita gelar dan naik kan statusnya sebagai tersangka,” ungkapnya.

Menurutnya, penyidik saat itu rencananya akan melakukan penahanan terhadap ASS. Namun karena kesehatannya terganggu maka tersangka dilarikan ke rumah sakit.

“Kondisi yang bersangkutan sadar namun dalam kondisi yang lemas saya lihat sendiri tadi, dan memang karena ada riwayat sakitnya dan ini memang hak tersangka,” jelasnya.

Sementara ini, tersangka telah mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara Makassar dengan mengawal ketat pihak kepolisian.

“Yang pasti dikawal oleh anggota, dikawal penuh 24 jam dan tentunya ada keluarganya melekat untuk membantu merawat bersangkutan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Viral! Anak ABK Dipaksa Makan Daging Musang di Bandung, Polisi Tangkap Tiga Pelaku

Sebagai informasi, nama ASS sempat menjadi pusat perhatian dalam kasu pabrik uang palsu di kampus UIN Alauddin Makassar. Keterlibatan ASS muncul dari keterangan dua tersangka yang sudah ditangkap yakni Muhammad Syahruna (52) dan John Biliater Panjaitan (68) di Makassar.

ASS diketahui merupakan seorang pengusaha dan mantan bakal calon Wali Kota (cawalkot) Makassar. ASS juga diduga menjadi pemodal bisnis uang palsu tersebut.

Dalam kasus ini, polisi telah menangkap 17 tersangka, termasuk Kepala Perpustakaan UIN Alauddin Makassar, Dr Andi Ibrahim yang memiliki peran memasukkan mesin pencetak uang palsu di perpustakaan kampus tersebut.

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tabrakan Berujung Penyiksaan, Korban Dianiaya Lalu Diseret Kedalam Mobil 
Pastikan situasi aman dan terkendali Babinsa 1405-04/Soppeng Riaja Laksanakan Pemantauan Luapan Sungai Balusu
Personel Koramil 1405-08/Tanete Riaja Gelar Karya Bakti Bersihkan Bahu Jalan dan Parit
Kasus Open BO Berujung Maut, Polisi Beberkan Motif Pembunuhan di Wisma Tanrutedong
Dengan Semangat Nasionalisme, Serka Erfan Jadi Pelatih Paskibraka
Timsus Kodam Gulung Satu Kelompok Passibis di Sidrap. 40 Pelaku di Amankan
Anak Umur 8 Tahun Disekap Keluarganya Dengan Menggunakan Parang
Enam Napi Kabur dari Lapas Wamena. Salah Satunya Komandan KKB
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:31 WIT

Tabrakan Berujung Penyiksaan, Korban Dianiaya Lalu Diseret Kedalam Mobil 

Rabu, 25 Februari 2026 - 09:18 WIT

Pastikan situasi aman dan terkendali Babinsa 1405-04/Soppeng Riaja Laksanakan Pemantauan Luapan Sungai Balusu

Kamis, 9 Oktober 2025 - 10:10 WIT

Personel Koramil 1405-08/Tanete Riaja Gelar Karya Bakti Bersihkan Bahu Jalan dan Parit

Jumat, 12 September 2025 - 20:42 WIT

Kasus Open BO Berujung Maut, Polisi Beberkan Motif Pembunuhan di Wisma Tanrutedong

Senin, 11 Agustus 2025 - 06:14 WIT

Dengan Semangat Nasionalisme, Serka Erfan Jadi Pelatih Paskibraka

Berita Terbaru