MAKASSAR – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Selatan resmi menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) pertama. Agenda bersejarah ini menjadi momentum penting dalam penguatan organisasi media siber di Sulsel.
Musprov perdana tersebut dihadiri oleh pengurus, anggota SMSI kabupaten/kota, serta sejumlah tokoh pers. Dalam forum ini dibahas berbagai program strategis, termasuk arah kebijakan organisasi ke depan, konsolidasi media siber, hingga pemilihan ketua dan pengurus provinsi.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua SMSI Sulsel, Anwar Sanusi, menegaskan Musprov menjadi sarana mendapatkan legitimasi kepengurusan yang sah.
“Untuk mendapatkan legitimasi sebagai pengurus, memang harus melalui Musprov. Nantinya akan dipilih pimpinan, dan pimpinan terpilih inilah yang akan menyusun keanggotaan,” ujarnya.
Anwar mengungkapkan dirinya telah dipercaya sebagai Plt Ketua SMSI Sulsel sejak Maret 2025 dan aktif melakukan audiensi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Alhamdulillah, meski SMSI belum begitu populer di kalangan pemangku kepentingan, kehadiran kita diterima baik. Ini berkat kerja sama yang solid dengan mitra-mitra selama ini,” tambahnya.
“Ini adalah tonggak sejarah bagi SMSI Sulsel. Dari sini kita berharap lahir kepengurusan yang kuat dan mampu membawa media siber di Sulsel lebih maju,” ungkapnya.
Musprov pertama SMSI Sulsel ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarpemilik media siber, sekaligus memperkuat peran pers dalam menyajikan informasi yang sehat dan berkualitas untuk masyarakat.
Sementara itu, Sekjen SMSI Pusat, Makali Kumar, menekankan pentingnya menjaga optimisme membangun SMSI di daerah.
“Kita bertekad membesarkan SMSI di Sulsel. Musprov ini menjadi pijakan awal untuk bekerja lebih baik ke depan dengan dukungan penuh dari pengurus pusat,” ujarnya.
Wakil Ketua Umum Bidang Usaha Media Siber SMSI, Ilona Juwita, menyoroti pentingnya penguatan standar media anggota SMSI.
“Media harus bisa diakses, update, terukur, artinya memiliki pembaca yang nyata. Selebihnya terkait standar administrasi merupakan ranah Dewan Pers,” katanya.
Ilona juga menyinggung program Dana Jurnalisme Abadi yang saat ini tengah digagas.
“Ada tiga sasaran yang akan mendapat manfaat dari program ini, yakni perusahaan media, wartawan, dan asosiasi yang dikelola Dewan Pers,” jelasnya.
Musprov ini menjadi istimewa karena digelar pertama kali di Sulsel, meski kepengurusan sudah masuk periode ketiga. SMSI optimistis mampu berperan besar dalam memperkuat ekosistem media siber di daerah.
Dalam struktur kepengurusan SMSI Sulsel, Anwar Sanusi didapuk sebagai Ketua, dengan sejumlah jajaran yakni, Wakil Ketua Bidang Kerjasama: Arham Hamid,.
Wakil Ketua Bidang Pendidikan: Rahmat Mustafa, Wakil Ketua Bidang Organisasi: Irsan Jirod, Sekretaris: H Mahfiar AS, Wakil Sekretaris: Nur Sahrir, Bendahara: Elin Marlina.
Selain itu, tokoh-tokoh daerah seperti Hj Yudo, HK Sania, dan Hj Muliani turut hadir memberikan dukungan terhadap keberadaan SMSI di Sulsel.
“Alhamdulillah, kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik berkat kerja sama semua pihak. SMSI Sulsel siap bekerja profesional dan memberi kontribusi nyata,” pungkas Anwar Sanusi.
Penulis : Erwin









