Ratusan driver Speedboat Angkat Bicara Soal Penutupan Dan Pembongkaran Jembatan Lama Menuju Danau Ubur-Ubur

- Jurnalis

Jumat, 23 Agustus 2024 - 09:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MARATUA, — Menanggapi terkait pemberitaan yang dimuat media lokal beberapa waktu lalu, yang menyebutkan bahwa akan segera dilakukannya penutupan hingga pembongkaran jembatan lama akses menuju danau Ubur-Ubur di pulau kakaban yang berada dibagian selatan pulau kakaban, Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Rabu (21/8/2024).

Bukan hanya Driver, warga sekitar juga mengecam tindakan yang akan dilakukan pemkab berau.

Informasi yang diterima media ini,  warga mengaku bahwa jembatan lama tersebut merupakan akses menuju danau ubur-ubur.

Penghasilan Driver juga kata warga bahwa keseharian driver speedboat berpenghasilan dari itu yang membawa wisatawan berlibur.

Salah seorang warga pulau Derawan Mardin menyebutkan kepada media ini. Hal tersebut ada beberapa Driver Speedboat Yang ada di Pulau Derawan dan Maratua dan Driver Speedboat dari Tarakan mengeluhkan kekecewaan nya terhadap Pemkab Berau yang akan menutup dan membongkar akses jembatan lama menuju danau ubur ubur tersebut.

Mereka saat ini merasa kecewa dengan Pemkab Berau melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, dalam hal ini menyebutkan isi dari pemberitaan sebelumnya yang mana dalam kutipan beritanya menuliskan akan menutup dan membongkar jembatan lama yang berada di Pulau Kakaban.

“Kami keberatan dan merasa kecewa dengan adanya kata-kata dalam penulisan pemberitaan itu, yang mana ini adalah sumber penghasilan serta mata pencarian kami sehari-hari nya, kami sebagai warga kabupaten Berau yang ada di pesisir.

Seharusnya instansi terkait seperti Disbudpar Berau dalam perencanaan nya itu mengundang kami yang berprofesi sebagai Drever Speedboat untuk membahas dan membicarakan nya terlebih dahulu hingga mensosialisasikan nya kepada seluruh warga pulau Derawan dan maratua.

Baca Juga :  Koramil-06/Duampanua Kodim 1404/Pinrang Ajak Warga Karya Bakti Bersihkan Saluran Air

Tentunya saat memasuki musim angin dari Utara, kami tentu tidak akan bisa membawa para tamu wisatawan yang akan berkunjung ke danau Ubur-Ubur itu. Dikarenakan, jembatan yang berada di wilayah Utara pulau Kakaban itu yakni di Kehe Daing tidak bisa dipakai untuk menurunkan tamu wisatawannya sebab adanya gelombang yang cukup tinggi dan berbahaya pastinya.

Hal ini nantinya akan berdampak terhadap speedboat baik dari ukuran kecil hingga ukuran besar, dan itu pastinya membuat speedboat tidak bisa sandar di daerah jembatan 2 yang baru dibangun itu.

Tentunya dengan alasan kencang angin, ombak besar serta berbahaya, maka dari itu, tentu akan merugikan kami dan membuat Speedboat kami mengalami kerusakan dan ditambah untuk keselamatan para penumpang juga akan sangat berbahaya saat naik turunnya dari speedboat.

Dengan adanya rencana dari Disbudpar Berau yang akan menutup dan membongkar akses jembatan lama yang ada di wilayah selatan itu, tentu akan berdampak Serta berpengaruh terhadap perputaran ekonomi hingga kemajuan dan para pengunjung akan merasakan tidak nyaman dan aman dalam liburannya yang berdampak pada penurunan jumlah wisatawan yang datang.

” Kami warga yang ada di wilayah pesisir kecamatan Pulau Derawan dan Maratua mengharapkan agar penutupan dan pembongkaran jembatan lama kami yang menuju danau ubur ubur tidak perlu dilakukan penutupan hingga pembongkaran.

Baca Juga :  Dandim 1404/Pinrang Jadi Irup Pemakaman Secara Militer Almarhum Serka Hasbi

Padahal jika saja kami sebagai warga pulau Derawan dan Maratua diberikan kesempatan memberikan aspirasi kami tentuntunya kami hanya meminta jembatan lama itu agar diperbaiki saja dan tidak perlu ada pembuatan jembatan baru yang dirasa kurang memikirkan keselamatan dan berbagai hal yang tidak diinginkan.

Dalam menyampaikan aspirasinya Mardin, Kepada Pemkab Berau, sangat disayangkannya dengan pembuatan jembatan baru itu yang telah memakan anggaran cukup besar itu, dianggapnya tidak memikirkan nasib kami sebagai pengguna akses jembatan tersebut.

Padahal itu bisa saja jembatan lama diperbaiki dan tidak terlalu menelan anggaran cukup besar dan akan mempermudah akses masuk ke danau Ubur-Ubur, “ungkap Mardin.

Dikatakan, Mardin, sebanyak 250 para Driver Speedboat yang sehari-harinya mencari nafkah buat keluarganya dengan mengecam keras serta menolak penutupan dan pembongkaran jembatan lama.

Kami tentunya sekiranya meminta kepada pemerintah daerah kabupaten Berau, dan Ibu Bupati dan wakil Bupati Berau yang kami cintai serta seluruh para ke anggotaan DPRD Berau khususnya berdomisili di wilayah pesisir mendengar keluhan kami sebagai warganya.

Tentunya kami saat ini, sangatlah menaruh harapan kepada Pemkab Berau hingga DPRD Berau, agar sekiranya jangan sampai mengambil keputusan yang tidak memikirkan nasib kami dan serta tanpa mengetahui situasi yang ada di daerah pesisir pantai khususnya Menuju Danau Ubur-Ubur Yang berada di Pulau Kakaban, kampung payung – payung, Kecamatan Maratua,”tandanya.

(Abdul Hasan) .

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERTAMA DI INDONESIA? MENKEU DISEBUT DIPECAT LEWAT TELEPON, PRABOWO DISOROT: BEGINIKAH CARA MEMBERHENTIKAN MENTERI?
Aksa Mahmud Buat Sejarah: Ambil Alih Fajar Group, Buktikan Orang Sulsel Mampu Jaga Warisan Sendiri
DANRAMIL 1703-01/ENAROTALI WAKILI DANDIM HADIRI MUSRENBANG RKPD TAHUN 2027 KABUPATEN PANIAI
DANRAMIL BERSAMA ANGGOTA BABINSA HADIRI DAN MENDAMPINGI PEMDA KABUPATEN PANIAI DALAM KEGIATAN PELEPASAN TIM SIDAK PASAR
Polres Sidrap Siagakan Personel Lewat Apel Operasi Ketupat 2026 Demi Lebaran Aman
Peringatan Nuzulul Quran 1447 H, Wabup Mamuju Tengah Ajak Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup
Pemkab Mateng Tinjau Lokasi Pembangunan Tower Transmisi TVRI
BABINSA KORAMIL ULILIN HADIR DI TENGAH WARGA, BANTU PEMBUATAN GORONG-GORONG DI KAMPUNG KANDRAKAY
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:21 WIT

PERTAMA DI INDONESIA? MENKEU DISEBUT DIPECAT LEWAT TELEPON, PRABOWO DISOROT: BEGINIKAH CARA MEMBERHENTIKAN MENTERI?

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:12 WIT

Aksa Mahmud Buat Sejarah: Ambil Alih Fajar Group, Buktikan Orang Sulsel Mampu Jaga Warisan Sendiri

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:57 WIT

DANRAMIL 1703-01/ENAROTALI WAKILI DANDIM HADIRI MUSRENBANG RKPD TAHUN 2027 KABUPATEN PANIAI

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:08 WIT

DANRAMIL BERSAMA ANGGOTA BABINSA HADIRI DAN MENDAMPINGI PEMDA KABUPATEN PANIAI DALAM KEGIATAN PELEPASAN TIM SIDAK PASAR

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:27 WIT

Polres Sidrap Siagakan Personel Lewat Apel Operasi Ketupat 2026 Demi Lebaran Aman

Berita Terbaru