Pensiunan Guru Geruduk Kantor Disdikbud Bandar Lampung

- Jurnalis

Senin, 9 September 2024 - 16:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG – Ratusan pensiunan guru di Kota Bandar Lampung menggelar unjuk rasa di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kota setempat, Senin pagi (9/9/2024).

Massa aksi yang didominasi perempuan itu menuntut dana pensiun mereka yang tersimpan di Koperasi Betik Gawi senilai Rp100 miliar supaya segera dibayarkan. Pengunjuk rasa menduga dana tersebut telah digelapkan oleh pihak koperasi setempat.

Sejumlah pensiunan guru itu membentangkan spanduk yang bertulisakan tuntukan mereka. “Para penegak hukum, tolong usut segera! dugaan tipidkor hilangnya dana koprasi Betik Gawi sebanyak 100 miliar,” isi tulisan spanduk massa aksi.

“Kepada Disdik Bandar Lampung tindak lanjuti kasus koperasi Betik Gawi, Segera! jangan ditunda – tunda,” bunyi spanduk lain.

Baca Juga :  Ketua KPK Tanggapi Pernyataan Prabowo akan Maafkan Koruptor jika Kembalikan Uang Rakyat

Koordinator aksi, Azimah menerangkan bahwa kedatangan ratusan pensiunan guru ini bermaksud menuntut hak dana pensiun mereka yang diduga telah digelapkan oleh Koperasi Betik Gawi.

“Kami memohon kepada Wali Kota Bandar Lampung, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, para pengurus koprasi Betik Gawi agar membayar simpanan hak kami yang dipotong gaji setiap bulannya,” kata Azimah, Senin (9/9/20224).

“Sudah bertahun-tahun gaji kami dipotong setiap bulannya. Alangkah sakit hati kami ini, tapi nyatanya sampai sekarang uang tidak ada,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Antisipasi Gangguan Kamtibmas Pilkada, Sat Samapta Gelar Patroli Presisi Malam

Penggelapan Dana Pensiun
Sebelum menggelar aksi ini, kata Azimah, pihaknya telah membuat laporan ke Mapolda Lampung terkait dugaan tindak pidana penggelapan yang dilakukan oleh koprasi Betik Gawi.

Dikatakan ada sekitar 272 pensiunan guru yang melaporkan terkait kasus tersebut. Sebelum membuat laporan itu juga pihaknya telah menempuh berbagai macam jalur. Diantaranya mengajak musyawarah pihak Betik Gawi, namun hasilnya nihil.

Diketahui, saat ini massa aksi sudah membubarkan diri. Namun, sekitar 10 pensiunan guru perwakilan dari massa aksi masih berada di Disdikbud setempat, menggelar rapat tertutup membahas persoalan tersebut.

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kopdes Belum Jelas Hasilnya, Kemenkop Malah Minta Rp1,25 T Lagi, Publik Pun Tertawa
DPRD Mamuju Tengah Berikan Dukungan Penuh kepada Kontingen Pesparawi Tingkat Nasional di Manokwari
Relima 2026 Hadir di Polewali Mandar, Kepala Dinas Beri Ruang Strategis untuk Pengembangan Literasi
Babinsa Koramil 15/Tiro Dampingi dan Amankan Bazar Murah di Tiro/Truseb
Pembagian Takjil Kodim 1404/Pinrang di Depan KDKMP Kelurahan Siparappe Diserbu Warga
Jelang Ramadhan Lapas Ambarawa Lakukan Rapat Internal
Panen 1.000 Jagung Manis, Lapas Banjarbaru Dukung Program Ketahanan Pangan
BABINSA KORAMIL 1703-03/OBANO BERSAMA ANGGOTA SATGAS PAMTAS YONIF 711/RKS MELAKSANAKAN KARYA BAKTI PENIMBUNAN JALAN KAMPUNG OBANO
Berita ini 8 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 06:36 WIT

Kopdes Belum Jelas Hasilnya, Kemenkop Malah Minta Rp1,25 T Lagi, Publik Pun Tertawa

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:46 WIT

DPRD Mamuju Tengah Berikan Dukungan Penuh kepada Kontingen Pesparawi Tingkat Nasional di Manokwari

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:00 WIT

Relima 2026 Hadir di Polewali Mandar, Kepala Dinas Beri Ruang Strategis untuk Pengembangan Literasi

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:02 WIT

Babinsa Koramil 15/Tiro Dampingi dan Amankan Bazar Murah di Tiro/Truseb

Selasa, 3 Maret 2026 - 06:54 WIT

Pembagian Takjil Kodim 1404/Pinrang di Depan KDKMP Kelurahan Siparappe Diserbu Warga

Berita Terbaru