PINRANG — Suasana gemerlap mall di Kelurahan Jaya, Kecamatan Watang Sawitto, berubah menjadi panggung drama kriminal, saat seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) ditangkap polisi karena terlibat dalam peredaran narkoba. Kejadian ini sontak mengejutkan masyarakat, karena pelaku bukan orang sembarangan.
Oknum ASN yang bertugas di Lingkup Pemda Pinrang, RS ( 43 tahun) dan rekannya MS ( 40 tahun) ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Pinrang. ASN tersebut di duga berjualan sabu di Mall Pinrang. Keduanya diamankan Jumat dini hari.
Kasat Narkoba Polres Pinrang Iptu Mangopo Mansyur mengatakan, ASN tersebut diamankan saat hendak bertransaksi di mall Pinrang ” Oknum ASN itu memang salah satu TArget Operasi Kita ” kata dia di ruang kerjanya Jumat (19/09/2025).
Kronologi Penangkapan
ASN berinisial RS (43) awalnya berhasil diamankan dengan tenang. Namun, drama sesungguhnya muncul saat rekannya, MS (40), mencoba kabur. Ia nekat melompat dari lantai dua mall demi menghindari polisi. Aksi itu justru memancing perhatian pengunjung lain. “Orang-orang sempat teriak histeris, ada juga yang langsung keluarkan HP buat merekam,” kata seorang saksi mata.
Meski sempat membuat heboh, pelarian MS akhirnya kandas. Polisi berhasil menangkapnya dan mengamankan barang bukti berupa tiga saset sabu siap edar dengan berat bruto sekitar 0,5 gram.
Saat dikejar lanjut Manggopo, warga yang ada di lokasi kejadian ikut mengejar tersangka dan nyaris dihakimi oleh massa ” Untuk mengurai massa, petugas mengeluarkan. Tembakan ke udara, membuat massa bubar “.
Dari pemeriksaan, sabu yang diedarkan didapat dari wilayah Rappang, Kabupaten Sidrap, setelah transaksi melalui WhatsApp, atas perintah RS.
“Kedua tersangka mengaku membeli barang haram itu di Rappang Kabupaten Sidrap ” tidak kenal siapa orangnya yang menjual, karena menggunakan loket ” Jelasnya.
Kasus ini menjadi pukulan telak terhadap citra ASN di Kabupaten Pinrang. Jabatan sebagai pegawai negeri sipil membawa tanggung jawab moral dan integritas, yang kini tercoreng oleh keterlibatan dalam aktivitas kriminal narkoba.
Penangkapan di ruang publik seperti mall juga menambah rasa malu, karena sangat terbuka dan potensial menjadi tontonan umum. Momen seperti ini bisa mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap aparatur pemerintah.
Penulis : Narwadi
Editor : Adhy
Sumber Berita : polres Pinrang









