Kasus Intimidasi Jurnalis: Pemilik Tambang Ilegal Mangkutana Diperiksa Polisi dengan Kepala Tertunduk

- Jurnalis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 19:29 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUWU TIMUR – Seorang pemilik tambang ilegal di Sungai Kalaena, Kecamatan Mangkutana, Slamet Riyadi (56), ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan oleh Polres Luwu Timur pada Jumat (3/10/2025). Ia diduga melakukan intimidasi dan pengancaman terhadap jurnalis yang tengah meliput aktivitas penambangan ilegal di lokasi tersebut.

Insiden ini terjadi pada Rabu (1/10/2025), ketika Mulyadi Umar, seorang wartawan lokal, bersama dua rekannya, sedang melakukan peliputan di lokasi tambang. Menurut keterangan Mulyadi, mereka diadang oleh Slamet dan beberapa orang lainnya yang memaksa mereka untuk menghapus foto-foto dokumentasi dan mengancam keselamatan mereka. Video rekaman kejadian tersebut kemudian viral di media sosial, memicu kecaman dari berbagai pihak.

Baca Juga :  Diserahkan Wapres, Pj Bupati Sidrap Raih Penghargaan Universal Health Coverage

Kasubsi Humas Polres Luwu Timur, Bripka A. Muh. Taufik, mengungkapkan bahwa penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, dan meminta keterangan dari terlapor. Berdasarkan hasil gelar perkara, Slamet diduga kuat melakukan tindak pidana pengancaman sebagaimana dimaksud dalam Pasal 335 ayat 1 ke-1e KUHP.

Tindakan intimidasi terhadap jurnalis ini mendapat perhatian serius dari berbagai kalangan. Wartawan senior Andi Makkasau menegaskan bahwa kebebasan pers adalah pilar demokrasi yang harus dilindungi. Ia mengapresiasi langkah cepat Polres Luwu Timur dalam menangani kasus ini dan berharap hal serupa dapat menjadi contoh dalam menegakkan hukum dan melindungi profesi jurnalis.

Baca Juga :  Lewat Komsos, Batuud Koramil 08/Alafan Laksanakan Koordinasi Terkait Pengambilan Material

Slamet sebelumnya pernah mengklaim bahwa tambang ilegal yang dikelolanya merupakan milik oknum Banpol atas nama Roy, yang tinggal di Kecamatan Mangkutana. Namun, saat ditelusuri, tambang tersebut tidak memiliki izin yang sah. Eko, anak dari Slamet, juga membantah bahwa alat berat yang digunakan dalam penambangan adalah milik polisi, melainkan milik perusahaan Aneka Jasa.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan diharapkan dapat menjadi momentum bagi penegakan hukum terhadap aktivitas tambang ilegal serta perlindungan terhadap kebebasan pers di Indonesia.

Penulis : H Burhan

Editor : Adhy

Sumber Berita : Polres Luwu Timur

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERTAMA DI INDONESIA? MENKEU DISEBUT DIPECAT LEWAT TELEPON, PRABOWO DISOROT: BEGINIKAH CARA MEMBERHENTIKAN MENTERI?
Aksa Mahmud Buat Sejarah: Ambil Alih Fajar Group, Buktikan Orang Sulsel Mampu Jaga Warisan Sendiri
DANRAMIL 1703-01/ENAROTALI WAKILI DANDIM HADIRI MUSRENBANG RKPD TAHUN 2027 KABUPATEN PANIAI
DANRAMIL BERSAMA ANGGOTA BABINSA HADIRI DAN MENDAMPINGI PEMDA KABUPATEN PANIAI DALAM KEGIATAN PELEPASAN TIM SIDAK PASAR
Polres Sidrap Siagakan Personel Lewat Apel Operasi Ketupat 2026 Demi Lebaran Aman
Peringatan Nuzulul Quran 1447 H, Wabup Mamuju Tengah Ajak Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup
Pemkab Mateng Tinjau Lokasi Pembangunan Tower Transmisi TVRI
BABINSA KORAMIL ULILIN HADIR DI TENGAH WARGA, BANTU PEMBUATAN GORONG-GORONG DI KAMPUNG KANDRAKAY
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:21 WIT

PERTAMA DI INDONESIA? MENKEU DISEBUT DIPECAT LEWAT TELEPON, PRABOWO DISOROT: BEGINIKAH CARA MEMBERHENTIKAN MENTERI?

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:12 WIT

Aksa Mahmud Buat Sejarah: Ambil Alih Fajar Group, Buktikan Orang Sulsel Mampu Jaga Warisan Sendiri

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:57 WIT

DANRAMIL 1703-01/ENAROTALI WAKILI DANDIM HADIRI MUSRENBANG RKPD TAHUN 2027 KABUPATEN PANIAI

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:08 WIT

DANRAMIL BERSAMA ANGGOTA BABINSA HADIRI DAN MENDAMPINGI PEMDA KABUPATEN PANIAI DALAM KEGIATAN PELEPASAN TIM SIDAK PASAR

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:27 WIT

Polres Sidrap Siagakan Personel Lewat Apel Operasi Ketupat 2026 Demi Lebaran Aman

Berita Terbaru