Ikang Fawzi Pertama Kali Temukan Marissa Haque Sudah Tak Bergerak di Tempat Tidur

- Jurnalis

Rabu, 2 Oktober 2024 - 20:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ikang Fawzi suami Marissa Haque masih belum percaya sang istri tercinta meninggal dunia.

Menurut keterangan Soraya Haque, kepergian mendadak itu membuat Ikang Fawzi masih belum bisa menerima kenyataan.

“Tetapi kalau lihat dari kondisi Ikang Fawzi sangat terpukul karena kondisi mendadak ini membuat dia belum bisa melihat realitanya seperti apa,” kata Soraya saat ditemui di rumah duka.

Marissa Haque mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu (2/10/2024) pukul 00.43 WIB.

Ikang Fawzi menemukan istrinya sudah tak bergerak di kamar pada Selasa malam.

Soraya Haque lalu meminta awak media untuk memberikan waktu dan privasi kepada Ikang Fawzi untuk mencerna kenyataan yang ada.

“Jadi kita tahan waktu untuk bertanya kepada Ikang. Semoga dalam beberapa hari ini didampingi adiknya bisa lebih kuat,” ujar Soraya.

Diberitakan sebelumnya, Marissa Haque dinyatakan meninggal dunia oleh Rumah Sakit Premiere Bintaro pada Rabu dini hari pukul 00.43 WIB.

Sebelumnya, Marissa ditemukan sudah tak bergerak di kamar tidurnya.

Profil Marissa Haque

Kabar duka dari artis dan politisi Marissa Haque meninggal pada Rabu (2/10/2024), begini perjalanan karir selama hidupnya.

Marissa Haque lahir di Balikpapan pada 15 Oktober 1962. Merupakan anak sulung dari empat bersaudara Haque.

Ayah Marissa, Allen Haque, adalah keturunan Pakistan dan Belanda-Prancis.

Kakek dari ayahnya Marissa berasal dari Pakistan dan neneknya berdarah Belanda-Prancis.

Sementara ibunya, Mieke Soeharijah binti Cakraningrat, berasal dari Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Marissa adalah kakak kandung dari Soraya Haque dan Shahnaz Haque.

Marissa menikah dengan Ikang Fawzi pada 3 Juli 1986.

Pertemuan mereka diawali saat berperan sebagai sesama aktor dan aktris pendukung dalam film “Tinggal Landas Buat Kekasih” (1984) yang disutradarai oleh Sophan Sophian.

Baca Juga :  Warga Tumbit Melayu Bersikeras Menuntut Ganti Rugi Lahan Yang Belum Terbayarkan Oleh PT Berau Coal

Pasangan Marissa-Ikang dikaruniai dua orang anak perempuan Isabella Muliawati Fawzi dan Chikita Fawzi.

Perkenalannya dengan dunia hiburan dimulai saat ia aktif mengisi waktu luangnya dengan menyanyi dan menari dalam sanggar “Swara Mahardika” pimpinan Guruh Soekarnoputera.

Pada tahun 1980 sutradara film M.T. Risyaf menawarkan peran untuk Marissa dalam film Kembang Semusim.

Marissa dikenal masyarakat sebagai bintang iklan sabun Lux, salah satunya adalah iklan pada tahun 1985 saat Marissa memenangkan Piala Citra sebagai Aktris Pembantu Terbaik di film Tinggal Landas Buat Kekasih pada tahun 1984 yang disutradarai oleh Sophan Sophian

Pasca lulus SMA, ia kuliah Hukum Perdata dari Fakultas Hukum, Universitas Trisakti.

Kemudian, ia lanjutkan ke program Magister Bahasa Anak Tuna Rungu, Fakultas Humaniora, Universitas Katolik Atma Jaya dan Magister Administrasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Tak cukup di sana, gelar doktor diraihnya dari Pusat Studi Lingkungan Institut Pertanian Bogor.

Berbekal popularitas artis dan kualitas pendidikan, Marissa Haque terjun ke dunia pilitik.

Pada Pemilu 2004, ia mencalonkan diri sebagai anggota DPR dari PDI Perjuangan.

Pertarungannya berhasil, ia lolos ke Senayan dari Dapil Bandung untuk periode 2004-2009.

Namun, dua tahun menjalani sebagai angggota legislatif, pada 2006, ia mengundurkan diri PDI Perjuangan karena dapat tawaran untuk menjadi calon wakil gubernur Banten mendampingi calon gubernur Zulkiflimansyah yang diusung oleh PKS. Sementara PDI Perjuangan sendiri mencalonkan Atut Chosiyah.

Sayang, pasangan Zulkifli-Marissa Haque kalah suara. Meski Pilgub Banten sudah selesai, perseteruan Marissa Haque dengan Atut berlanjut.

Tuduhan Atut mendapatkan ijazah palsu dari Universitas Borobudur berujung ke ranah hukum.

Baca Juga :  Respon Informasi BMKG Soal Ancaman Megathrust, Bahtiar Imbau Enam Kabupaten Tingkatkan Mitigasi

Kekalahan dalam Pilgub Banten tersebut tak menghentikan karier politik Marissa.

Ia bergabung dengan PPP pada 7 Oktober 2007.

Dalam perjalanan politikya, pada 2012 ia pindah partai ikut partai suaminya di Partai Amanat Nasional (PAN).

Di tengah menjalani dunia politik dan akademiknya, Marissa sering kali berusan dengan orang lain yang berujung konflik.

Ia sering bersikap kontroversi. Baik kontroversi di dunia nyata maupun di dunia maya.

Di dunia maya, ia kerap kali bermain api hingga menjadi perbincangan netizen. Tercatat, ia pernah terlibat twitwar dengan beberapa orang.

Di antaranya yaitu dengan musisi Addie MS, Feni Rose, Chico Hakim, Christine Panjaitan, dan Joko Anwar.

Perseteruannya dengan pihak lain tak membuat Marissa Haque jera karena ia percaya pada kebenaran sikapnya.

Ia pun melakoninya layaknya artis dan politikus yang sedang akting di atas panggung meskipun banyak cibiran kepada dirinya. (*)

Filmografi

Kembang Semusim (1981)
Tangkuban Perahu (1982)
IQ Jongkok (1982)
Bukan Istri Pilihan (1982)
Bawalah Aku Pergi (1982)
Anak Suamiku (1983)
Jejak Pengantin (1983)
Seandainya Aku Bisa Memilih (1983)
Merindukan Kasih Sayang (1983)
Asmaraku Asmaramu (1983)
Hukum Karma (1983)
Asmara Dibalik Pintu (1983)
Yang Kukuh dan Yang Runtuh (1984)
Tinggal Landas Buat Kekasih (1984)
Kontraktor (1984)
Serpihan Mutiara Retak (1984)
Saat-saat Yang Indah (1984)
Sebening Kaca (1985)
Matahari-Matahari (1985)
Melintas Badai (1985)
Dia Bukan Bayiku (1986)
Biarkan Bulan Itu (1987)
Penginapan Bu Broto (1987)
Sepondok Dua Cinta (1989)
Yang Tercinta (1990)
PENGHARGAAN

Aktris Terpopuler Indonesia Kedua, Majalah Gadis (1982)
Ratu Toyota Astra Motor (1983)
Aktris Pendukung Terbaik FFI (1984)

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kopdes Belum Jelas Hasilnya, Kemenkop Malah Minta Rp1,25 T Lagi, Publik Pun Tertawa
DPRD Mamuju Tengah Berikan Dukungan Penuh kepada Kontingen Pesparawi Tingkat Nasional di Manokwari
Relima 2026 Hadir di Polewali Mandar, Kepala Dinas Beri Ruang Strategis untuk Pengembangan Literasi
Babinsa Koramil 15/Tiro Dampingi dan Amankan Bazar Murah di Tiro/Truseb
Pembagian Takjil Kodim 1404/Pinrang di Depan KDKMP Kelurahan Siparappe Diserbu Warga
Jelang Ramadhan Lapas Ambarawa Lakukan Rapat Internal
Panen 1.000 Jagung Manis, Lapas Banjarbaru Dukung Program Ketahanan Pangan
BABINSA KORAMIL 1703-03/OBANO BERSAMA ANGGOTA SATGAS PAMTAS YONIF 711/RKS MELAKSANAKAN KARYA BAKTI PENIMBUNAN JALAN KAMPUNG OBANO
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 06:36 WIT

Kopdes Belum Jelas Hasilnya, Kemenkop Malah Minta Rp1,25 T Lagi, Publik Pun Tertawa

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:46 WIT

DPRD Mamuju Tengah Berikan Dukungan Penuh kepada Kontingen Pesparawi Tingkat Nasional di Manokwari

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:00 WIT

Relima 2026 Hadir di Polewali Mandar, Kepala Dinas Beri Ruang Strategis untuk Pengembangan Literasi

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:02 WIT

Babinsa Koramil 15/Tiro Dampingi dan Amankan Bazar Murah di Tiro/Truseb

Selasa, 3 Maret 2026 - 06:54 WIT

Pembagian Takjil Kodim 1404/Pinrang di Depan KDKMP Kelurahan Siparappe Diserbu Warga

Berita Terbaru