WAJO — Kondisi memprihatinkan Gedung Olahraga (GOR) Stadion Andi Ninnong di Kabupaten Wajo menuai sorotan tajam dari Ketua Himpunan Insan Pers Solidaritas Indonesia (HIPSI) kabupaten Wajo.
Organisasi ini melontarkan kritik keras terhadap pemerintah daerah yang dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan terhadap proyek pembangunan GOR yang dikerjakan oleh CV. Nurul Maimunah pada tahun 2024 lalu dengan anggaran sekitar Rp5 miliar
Ketua HIPSI Wajo, Andi Mappatoto SH menegaskan bahwa kerusakan pada sejumlah bagian GOR Andi Ninnong merupakan cerminan buruknya manajemen proyek dan lemahnya pengawasan sejak awal pelaksanaan hingga pasca pembangunan.
“Kami menilai kerusakan yang terjadi bukan semata karena faktor alam atau waktu, melainkan akibat dari lemahnya pengawasan dan tidak seriusnya pemerintah dalam memastikan kualitas pekerjaan proyek,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).
Menurutnya, GOR Andi Ninnong seharusnya menjadi ikon olahraga Kabupaten Wajo, namun kini justru menjadi simbol kegagalan tata kelola anggaran publik.
“Bagaimana mungkin bangunan yang belum lama rampung sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan di berbagai sisi? Ini jelas menunjukkan bahwa pemerintah daerah gagal menjalankan pengawasan yang efektif,” tegasnya.
HIPSI menyoroti fakta bahwa anggaran besar telah digelontorkan untuk pembanngunan GOR tersebut, namun hasilnya jauh dari harapan masyarakat. Itu menjadi bukti lemahnya kualitas pekerjaan.
Selain itu, HIPSI juga menilai pemerintah terkesan menutup mata dan tidak menunjukkan tanggung jawab untuk segera melakukan perbaikan ataupun audit terhadap proyek tersebut.
“Kami minta DPRD Wajo turun tangan. Jangan diam. Ini uang rakyat yang digunakan. Kalau ada indikasi penyimpangan, harus diusut sampai tuntas,” tegasnya lagi.
HIPSI menyerukan agar aparat penegak hukum turut mengawasi dan memeriksa jika terdapat unsur pelanggaran dalam pelaksanaan proyek tersebut.
“Kami tidak sedang mencari sensasi. Kritik ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap Wajo. Kalau fasilitas publik saja dibiarkan rusak tanpa tanggung jawab, bagaimana masyarakat bisa percaya pada pemerintah?” tambahnya.
Kerusakan GOR Andi Ninnong kini menjadi buah bibir masyarakat Wajo. Banyak warga dan komunitas olahraga yang kecewa karena fasilitas yang seharusnya menjadi kebanggaan daerah kini justru terbengkalai dan tidak nyaman digunakan.
“Jangan tunggu sampai bangunannya roboh baru sibuk klarifikasi. Pemerintah harus belajar menghargai uang rakyat dan memastikan setiap proyek benar-benar diawasi secara transparan,” tutup Ketua HIPSI dengan nada tegas.
Penulis : Adhy









