MAMUJU TENGAH, REFORTASE.ID – Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mulai mempersiapkan langkah strategis menghadapi tantangan efisiensi dan potensi penyesuaian anggaran pada Tahun Anggaran 2027.
Wakil Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Askari, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa kondisi tersebut harus dijawab dengan inovasi, kreativitas, dan peningkatan efektivitas kerja seluruh perangkat daerah. Sejalan dengan arah kebijakan fiskal nasional, pemerintah daerah dituntut mengoptimalkan sumber daya dan memperkuat inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa tantangan fiskal tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan publik. Sebaliknya, keterbatasan anggaran harus menjadi momentum untuk melahirkan berbagai terobosan yang mampu meningkatkan efisiensi sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kita harus menciptakan inovasi untuk menjawab tantangan efisiensi. Dengan cara berpikir yang kreatif dan kolaboratif, saya yakin pelayanan kepada masyarakat tetap dapat berjalan optimal meskipun menghadapi keterbatasan anggaran,” tegas Askari.
Menurutnya, setiap perangkat daerah perlu menyusun program yang benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat, menghindari kegiatan yang kurang berdampak, serta mengedepankan kolaborasi lintas sektor agar pelaksanaan pembangunan tetap efektif dan tepat sasaran.
Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan berbasis kinerja. Setiap rupiah anggaran harus dimanfaatkan secara efisien serta mampu menghasilkan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Mamuju Tengah.
Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah optimistis bahwa melalui semangat inovasi, sinergi, dan pengelolaan anggaran yang tepat, berbagai tantangan fiskal pada tahun 2027 dapat dihadapi dengan baik tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik maupun capaian pembangunan daerah.
Penulis : ST
Editor : Adhy









