Dalam mendukung kemajuan pertanian di wilayah binaannya, Babinsa Koramil 1801-02/Warmare Serda Rahmat Agus melaksanakan komunikasi sosial dengan mensosialisasikan metode bercocok tanam palawija yang tepat kepada para petani di Kampung Waseki Pop, Distrik Aimasi, Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Jumat (25/10/2024).
Dalam kegiatan tersebut, Serda Rahmat Agus memberikan edukasi kepada para petani mengenai pentingnya memilih metode tanam yang sesuai dengan kondisi tanah dan cuaca setempat. Tanaman palawija, seperti jagung, kedelai, dan kacang tanah, merupakan komoditas yang sangat potensial di wilayah ini. Oleh karena itu, metode bercocok tanam yang benar dapat meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan para petani.
“Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan petani kita memahami teknik bercocok tanam yang lebih efisien, sehingga mereka bisa mendapatkan hasil yang lebih maksimal dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Serda Rahmat Agus.
Selain memberikan teori, Babinsa juga mengajak para petani langsung ke lapangan untuk mempraktikkan cara penanaman, mulai dari persiapan lahan, pemilihan bibit unggul, hingga perawatan tanaman. Hal ini dilakukan agar para petani tidak hanya mengetahui secara teori, namun juga dapat mengimplementasikannya dengan benar di kebun mereka.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam membantu meningkatkan perekonomian masyarakat desa melalui sektor pertanian. Tidak hanya sebagai aparat keamanan, peran Babinsa juga sangat penting dalam mendukung program pemerintah untuk ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Para petani di Kampung Waseki Pop menyambut positif kegiatan ini. Mereka mengaku mendapatkan pengetahuan baru yang bermanfaat dalam usaha pertanian mereka. “Dengan ilmu yang diajarkan Babinsa, kami yakin hasil panen kami akan meningkat dan memberikan kesejahteraan lebih baik bagi keluarga,” ungkap salah satu petani.









