Bupati Andi Ina Kartika sari didampingi Kepala Dinas Sosial A. Syarifuddin, melakukan kunjungan koordinasi ke Kementerian Sosial Republik Indonesia dan bertemu dengan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda

- Jurnalis

Rabu, 21 Mei 2025 - 10:38 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta_Bupati Barru, A. Ina Kartika Sari, didampingi Kepala Dinas Sosial A. Syarifuddin, melakukan kunjungan koordinasi ke Kementerian Sosial Republik Indonesia di Kantor Kemensos RI, di Salemba Raya Jakarta Pusat, Selasa, 20/5/2025,

Kunjungan ini bertujuan untuk mengkomunikasikan rencana pendirian Sekolah Rakyat di Kabupaten Barru Sulsel, sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan program kerja Kementerian Sosial RI. Program ini dirancang khusus untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Barru yang diterima oleh Sekjen Kemensos Robben Rico, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas respons positif Kementerian Sosial RI terhadap usulan proposal yang disampaikan tersebut.

“Sekolah Rakyat merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat prasejahtera, anak-anak putus sekolah, serta kelompok rentan lainnya,” ujar Bupati.

Baca Juga :  *Plt. Dirjenpas Luncurkan Buku _3 Kunci Pemasyarakatan Maju dan Back to Basic

Dirinya menambahkan, dukungan dari pemerintah pusat sangat diharapkan untuk merealisasikan program ini. “Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat dari Kemensos. Dukungan pusat sangat kami harapkan agar Sekolah Rakyat segera dapat diwujudkan di Barru,” lanjutnya.

Program ini lanjut Bupati, diharapkan menjadi solusi nyata dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan sosial. Selain itu, Sekolah Rakyat juga diharapkan mampu menekan angka buta huruf serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di tingkat akar rumput.

“Alhamdulillah, pihak Kemensos menyatakan akan menindaklanjuti proposal yang kami ajukan sesuai mekanisme yang berlaku, serta mempertimbangkan potensi kolaborasi lintas sektor dalam implementasinya”, tutup Bupati.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Barru, A. Syarifuddin, mengungkapkan bahwa tidak semua kabupaten di Indonesia memiliki program Sekolah Rakyat. Namun, Kabupaten Barru dipastikan akan menjadi salah satu prioritas utama Kementerian Sosial RI untuk merealisasikan program tersebut tahun ini.

Baca Juga :  KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN RI DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN

“Sekolah Rakyat bukan program yang tersedia di semua kabupaten. Ini selektif, dan Alhamdulillah, Barru termasuk yang diprioritaskan oleh Kemensos untuk tahun ini,” ujar A. Syarifuddin.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Barru dibawah kepemimpinan Bupati Andi Ina dan Wabup Abustan telah menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan program tersebut.

Skema yang disepakati adalah, Pemkab Barru akan menyiapkan lahan, Sedangkan pembangunan fisik serta sarana-prasarana pendukung serta biaya operasional dan kebutuhan teknis lainnya akan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial.

Usai bertemu dengan Sekjen Kemensos, Bupati Barru memanfaatkan waktu untuk bertemu dengan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang hadir di Jakarta bersama para Gubernur dan Bupati/Walikota se Indonesia.

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kopdes Belum Jelas Hasilnya, Kemenkop Malah Minta Rp1,25 T Lagi, Publik Pun Tertawa
Kepala BGN Bilang MBG Tak Bermasalah, Guru dan Orang Tua Malah Bersuara: Siapa yang Harus Dipercaya?
Purbaya Mendadak Dicopot dari Kursi Menkeu, Ada Apa di Balik Keputusan Mengejutkan Ini?
Dari Mateng ke Jakarta, Nirwanasari Aras Kawal Sekolah Rakyat
Fadia Arafiq Dijerat Pasal Langka
Prof Henri Subiakto: UU ITE Harus Dikawal agar Tak Menjadi Alat Pembungkam Pers
KEMENTERIAN IMIGRASI DAN PEMASYARAKATAN RI DIREKTORAT JENDERAL PEMASYARAKATAN
Babinsa Seliliran Lakukan Pendampingan Guna Meningkatkan Kesejahteraan Petani
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 06:36 WIT

Kopdes Belum Jelas Hasilnya, Kemenkop Malah Minta Rp1,25 T Lagi, Publik Pun Tertawa

Selasa, 15 September 2026 - 06:22 WIT

Kepala BGN Bilang MBG Tak Bermasalah, Guru dan Orang Tua Malah Bersuara: Siapa yang Harus Dipercaya?

Selasa, 15 September 2026 - 06:11 WIT

Purbaya Mendadak Dicopot dari Kursi Menkeu, Ada Apa di Balik Keputusan Mengejutkan Ini?

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:34 WIT

Dari Mateng ke Jakarta, Nirwanasari Aras Kawal Sekolah Rakyat

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:53 WIT

Fadia Arafiq Dijerat Pasal Langka

Berita Terbaru