PIDIE — Personel TNI dari Koramil 17/Geumpang, Kodim 0102/Pidie, bersama personel Yonif TP 857/GG melaksanakan pengamanan jalur dalam proses pengantaran rangka Jembatan Bailey milik PT Adhi Karya untuk pembangunan jembatan tanggap darurat bencana di Kecamatan Pameu, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (7/12/2025).
Kegiatan pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Batuud Koramil 17/Geumpang, Serma Said Fadli. Pengawalan dilakukan sejak keberangkatan hingga rangka jembatan tiba dengan aman di titik Km 30 perbatasan Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, dengan Kecamatan Pameu, Kabupaten Aceh Tengah.
Danramil 17/Geumpang, Kapten Czi M. Jufri, menjelaskan bahwa pengamanan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan pengiriman rangka jembatan Bailey yang akan dibangun untuk akses penghubung aceh Pidie dan Aceh Tengah.
“Pengamanan ini merupakan atensi dan perintah langsung dari Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., sebagai bentuk dukungan penuh TNI dan Kodam Iskandar Muda dalam mempercepat penanggulangan dampak bencana banjir, khususnya pada jalur penghubung antara Kabupaten Pidie dan Kabupaten Aceh Tengah,” ujar Kapten Jufri.
Ia menegaskan, keberadaan jembatan darurat tersebut sangat vital bagi masyarakat, mengingat jalur tersebut merupakan akses utama bagi aktivitas ekonomi, distribusi logistik, serta mobilitas warga antar wilayah setelah jembatan di jalur utama Bener Meriah -Biruen lumpuh total .
Pengamanan ketat dilakukan sepanjang jalur pengiriman untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, mengingat kondisi medan yang cukup berat serta cuaca yang tidak menentu. Sinergi antara personel Koramil 17/Geumpang dan Yonif TP 857/GG memastikan seluruh rangka jembatan dapat dikirim dengan aman tanpa hambatan berarti.
Keberhasilan pengantaran rangka Jembatan Bailey ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan jembatan darurat, sehingga akses transportasi yang sempat terputus akibat bencana dapat segera kembali normal dan aktivitas masyarakat kembali berjalan sebagaimana mestinya.









