Abustan apresiasi tinggi kepemimpinan Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si, berhasil membawa dana pusat ke Barru sebesar Rp.285 miliar

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 07:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barru_Pemerintah Kabupaten Barru melalui Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbngda) menggelar Lokakarya Inventarisasi dan Analisis Pengembangan Ekonomi untuk Keanekaragaman Hayati di Aula Bappelitbangda, Kabupaten Barru, Senin (3/11/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A.Bintang, M.Si., didampingi Kepala Bappelitbangda yang bertujuan menghimpun data, informasi, serta masukan dari berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi pengelolaan sumber daya hayati yang berkelanjutan.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Abustan menegaskan pentingnya menggali potensi keanekaragaman hayati lokal yang selama ini menjadi bagian dari pengetahuan tradisional masyarakat Barru.

Menurutnya, banyak tanaman dan bahan alami lokal yang memiliki manfaat besar dan bisa dikembangkan menjadi sumber ekonomi baru apabila dikaji secara ilmiah dan dikelola secara modern.

“Kita perlu menelusuri apa yang dulu menjadi sumber ekonomi dan obat oleh orang tua kita. Misalnya tanaman yang digunakan untuk mengobati luka atau bahan alami yang dipakai mengatasi penyakit tertentu. Itu semua adalah kekayaan hayati yang punya nilai tinggi bila dikembangkan dengan baik,” ujar Wabup Abustan.

Ia mendorong agar hasil inventarisasi tersebut dapat ditindaklanjuti dengan penelitian bersama perguruan tinggi dan laboratorium di Makassar, sehingga menghasilkan produk turunan bernilai tambah dan berdaya saing.

Baca Juga :  BPS, Sensus Ekonomi 2026 Resmi Diluncurkan

Lebih jauh, Abustan menegaskan bahwa kemajuan daerah hanya bisa dicapai jika memiliki keunikan lokal yang menjadi ciri khas dan daya saing tersendiri.

“Daerah yang maju adalah daerah yang memiliki keunikan. Kalau keunikan itu dikaji dan diolah dengan baik, maka bisa menjadi competitive advantage bagi Barru,” tambahnya.

Menurutnya, berbagai hasil kekayaan alam Barru seperti tiram, pakis, hingga hasil laut dan tanaman lokal dapat dikembangkan menjadi produk unggulan jika dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat desa. Ia menekankan agar lokakarya ini tidak berhenti di forum diskusi, tetapi dilanjutkan dengan rencana tindak lanjut (RTL) di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.

“Setelah ini, para camat dan kepala desa/lurah perlu menginventarisasi potensi hayati di wilayahnya, lalu disampaikan ke Bapelitbangda untuk dikaji. Dari situ kita bisa tentukan mana yang bisa diolah, diteliti, dan dijadikan sumber ekonomi,” jelasnya.

Wabup juga menyinggung kondisi keuangan nasional yang sedang mengalami efisiensi dan pemotongan anggaran, sehingga setiap daerah dituntut berinovasi mencari sumber pendapatan baru.

“Sekarang semua diminta berinovasi, mencari investor dan sumber pendapatan daerah. Satu investor saja bisa membuka lima lapangan kerja, dan itu luar biasa bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 1425-02/Bangkala Kodim 1425 Jeneponto Bantu Petani Panen Tanaman Cabe

Di sisi lain, Abustan menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., yang dalam enam bulan terakhir berhasil membawa dana pusat ke Barru sebesar Rp.285 miliar, diantaranya untuk pembangunan Sekolah Rakyat, Inpes Jalan Daerah, dan bantuan pertanian.

“Alhamdulillah, di tengah pemotongan anggaran, Ibu Bupati justru mampu menghadirkan dana besar dari pusat. Ini bukti bahwa kerja inovatif bisa membawa hasil nyata bagi Barru,” ujarnya.

Menutup arahannya, Wabup Abustan mengajak seluruh peserta lokakarya untuk bekerja kolaboratif, kreatif, dan tetap berdoa untuk kesejahteraan Kabupaten Barru.

“Sekecil apapun langkah yang bermanfaat bagi masyarakat, lakukanlah. Mari berinovasi dan berkolaborasi. Insya Allah, dengan doa dan kerja bersama, Barru akan semakin sejahtera,” tutupnya.

Turut hadir, Para Pimpinan OPD, Para Kabag Setda Barru, para camat, para Kepala Desa dan Lurah se Kecamatan Soppeng Riaja dan Tanete Rilau, perwakilan dari UPT KPH Ajatappareng Kab.Barru, Perwakilan Akdemisi, perwakilan lembaga swadaya masyarakat dan organisasi, Ketua Kont

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERTAMA DI INDONESIA? MENKEU DISEBUT DIPECAT LEWAT TELEPON, PRABOWO DISOROT: BEGINIKAH CARA MEMBERHENTIKAN MENTERI?
Aksa Mahmud Buat Sejarah: Ambil Alih Fajar Group, Buktikan Orang Sulsel Mampu Jaga Warisan Sendiri
DANRAMIL 1703-01/ENAROTALI WAKILI DANDIM HADIRI MUSRENBANG RKPD TAHUN 2027 KABUPATEN PANIAI
DANRAMIL BERSAMA ANGGOTA BABINSA HADIRI DAN MENDAMPINGI PEMDA KABUPATEN PANIAI DALAM KEGIATAN PELEPASAN TIM SIDAK PASAR
Polres Sidrap Siagakan Personel Lewat Apel Operasi Ketupat 2026 Demi Lebaran Aman
Peringatan Nuzulul Quran 1447 H, Wabup Mamuju Tengah Ajak Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup
Pemkab Mateng Tinjau Lokasi Pembangunan Tower Transmisi TVRI
BABINSA KORAMIL ULILIN HADIR DI TENGAH WARGA, BANTU PEMBUATAN GORONG-GORONG DI KAMPUNG KANDRAKAY
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:21 WIT

PERTAMA DI INDONESIA? MENKEU DISEBUT DIPECAT LEWAT TELEPON, PRABOWO DISOROT: BEGINIKAH CARA MEMBERHENTIKAN MENTERI?

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:12 WIT

Aksa Mahmud Buat Sejarah: Ambil Alih Fajar Group, Buktikan Orang Sulsel Mampu Jaga Warisan Sendiri

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:57 WIT

DANRAMIL 1703-01/ENAROTALI WAKILI DANDIM HADIRI MUSRENBANG RKPD TAHUN 2027 KABUPATEN PANIAI

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:08 WIT

DANRAMIL BERSAMA ANGGOTA BABINSA HADIRI DAN MENDAMPINGI PEMDA KABUPATEN PANIAI DALAM KEGIATAN PELEPASAN TIM SIDAK PASAR

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:27 WIT

Polres Sidrap Siagakan Personel Lewat Apel Operasi Ketupat 2026 Demi Lebaran Aman

Berita Terbaru