Wakil Ketua DPRD Mamuju Tengah Dorong Pelibatan Tenaga Kerja Lokal dalam Pembangunan RS PHTC

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU TENGAH, REFORTASE.ID – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Mamuju Tengah, Hamka, meminta kontraktor pelaksana pembangunan Rumah Sakit Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Kementerian Kesehatan untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam proses pembangunan.

 

Menurut Hamka, proyek pembangunan rumah sakit yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai sekitar Rp143 miliar tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Mamuju Tengah melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

 

“Sejalan dengan apa yang disampaikan Bupati, saya berharap tenaga-tenaga buruh yang digunakan berasal dari masyarakat lokal,” ujar Hamka di Kantor DPRD Kabupaten Mamuju Tengah, Kompleks Kota Terpadu Mandiri (KTM) Tobadak, Kecamatan Tobadak, Jumat (26/6/2026).

 

Selain mendorong pelibatan tenaga kerja lokal, Hamka juga menekankan pentingnya pengawasan selama proses pembangunan agar kualitas bangunan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Cegah Kekerasan, TPPO, dan Perkawinan Anak, Pemkab Mamuju Tengah Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

 

“Pengawasan harus dilakukan sehingga hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

 

Ia menilai keberadaan rumah sakit tersebut akan menjadi solusi bagi masyarakat Mamuju Tengah yang selama ini masih bergantung pada rumah sakit di luar daerah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan lanjutan.

 

Menurutnya, pasien yang memperoleh rujukan dari puskesmas di Mamuju Tengah diharapkan nantinya tidak lagi harus menjalani perawatan di kabupaten lain.

 

“Harapannya, masyarakat yang mendapat rujukan dari puskesmas tidak lagi harus ke rumah sakit di luar daerah,” katanya.

 

Hamka menambahkan, pembangunan Rumah Sakit PHTC merupakan langkah strategis dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan yang lebih cepat, profesional, dan mudah dijangkau oleh masyarakat.

Baca Juga :  Buka Jambore Cabang II, Arsal Aras : Jambore Bukan Sekedar Kemah, Tapi Cetak Karakter Generasi

 

Sementara itu, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, menjelaskan bahwa pembangunan rumah sakit tersebut menggunakan anggaran sekitar Rp143 miliar yang bersumber dari APBN.

 

Rumah sakit akan dibangun di atas lahan seluas 7.600 meter persegi dengan bangunan tiga lantai. Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah juga menargetkan peningkatan status RSUD Mamuju Tengah dari rumah sakit tipe D menjadi tipe C.

 

“Kita berharap rumah sakit ini menjadi rumah sakit rujukan bagi 11 puskesmas yang ada di Kabupaten Mamuju Tengah,” ujar Arsal Aras.

 

Melalui pembangunan Rumah Sakit Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah bersama DPRD berharap pelayanan kesehatan masyarakat semakin meningkat, akses layanan rujukan menjadi lebih mudah, serta keberadaan proyek tersebut mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah melalui keterlibatan tenaga kerja lokal.

Penulis : iwe

Editor : Adhy

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPPG Sosialisasikan Aplikasi Penilaian Organoleptik kepada 106 PIC Satuan Pendidikan
Karang Taruna Desa Topoyo Gelar Jalan Santai, Semarakkan HUT RI ke-81
Tak Hanya Balita dan Ibu Hamil, Lansia Kini Jadi Prioritas Layanan Posyandu di Mamuju Tengah
Sukses Gelar Turnamen Tanpa APBD, Kades dan Camat Pangale Dapat Apresiasi dari Bupati Arsal
Anggaran Paskibraka Mamuju Tengah Tahun 2026 Rp402 Juta, Formasi Tetap Lengkap
Berikhtiar Spiritual untuk Bangsa, Doa dan Zikir Perkuat Semangat Kemerdekaan di Mamuju Tengah
El Nino Diprediksi Berlangsung hingga Oktober, Pemkab Mamuju Tengah Imbau Warga Tidak Membakar Lahan Tanpa Pengawasan
Bupati Mamuju Tengah Ajak Orang Tua Sukseskan Program BIAS Demi Lindungi Anak dari Penyakit Berbahaya
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:15 WIT

SPPG Sosialisasikan Aplikasi Penilaian Organoleptik kepada 106 PIC Satuan Pendidikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:23 WIT

Tak Hanya Balita dan Ibu Hamil, Lansia Kini Jadi Prioritas Layanan Posyandu di Mamuju Tengah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:43 WIT

Sukses Gelar Turnamen Tanpa APBD, Kades dan Camat Pangale Dapat Apresiasi dari Bupati Arsal

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:40 WIT

Anggaran Paskibraka Mamuju Tengah Tahun 2026 Rp402 Juta, Formasi Tetap Lengkap

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:29 WIT

Berikhtiar Spiritual untuk Bangsa, Doa dan Zikir Perkuat Semangat Kemerdekaan di Mamuju Tengah

Berita Terbaru