Sengkang, Wajo – Program kegiatan Revitalisasi sekolah baik tingkat TK, SD dan SMP di Kabupaten Wajo, Sulsel yang menelan anggaran puluhan milliar yang mencapai angka sekitar Rp 70 an milliar pada tahun anggaran 2025 menuai kritikan dari anggota DPRD Kabupaten Wajo. Salah satunya dari politisi senior dari fraksi partai Gerindra Kabupaten Wajo.
Kepada awak media Rahman Rahim yang merupakan anggota DPRD dari komisi lV DPRD selaku salah satu mitra kerja dari Dinas Pendidikan Pemkab Wajo mengutarakan kalau perlunya adanya evaluasi menyeluruh yang dilakukan terhadap program revitalisasi sekolah di Kabupaten Wajo.
” Ini perlu lakukan evaluasi mendalam dan menyeluruh, mulai pihak pelaksana, perencana, pengawasan hingga Kadisdik selaku kuasa pengguna anggaran dan penanggung jawab penuh “. Ucap RR sapaan akrabnya yang juga merupakan mantan Ketua Demokrat Kabupaten Wajo tersebut.
Menurutnya hal tersebut dianggap perlu dan penting dan bukan tanpa alasan dan berdasarkan hasil pemantauan dan fungsi pengawasan yang dilakukan sejumlah sekolah yang dapatkan anggaran untuk program revitalisasi sekolah tersebut yang tersebar di beberapa tempat di 14 Kecamatan di Wajo banyak ditemukan sejumlah paket pekerjaan yang mengalami keterlambatan penyelesaian .
Dan bukan hanya itu dari segi perencanaan juga dinilai masih kurang, malahan ada sekolah yang ditemukan seharusnya dapatkan dan masuk anggaran malah tidak tersentuh. Begitu juga dari segi pengawasan yang dinilai kurang dan lemah dan terkadang tidak maksimal dilakukan bahkan jarang berada pada lokasi pekerjaan sekolah itu sendiri.” Perencanaan itu kadang tidak sesuai kondisi lapangan, pengawasan kurang maksimal dan jarang berada dilokasi sekolah lansung melihat, meninjau dan mengawasi pekerjaan dan begitu juga dengan pihak pelaksana yang banyak ditemukan kurang maksimal dan profesional bekerja “. Ungkapnya
Untuk itu dirinya meminta akan untuk program anggaran tahun 2025 ini lakukan evaluasi menyeluruh termasuk pihak Kadisdik selaku penanggung jawab kegiatan dan kuasa pengguna anggaran. Apalagi informasi untuk tahun 2026 nanti itu anggaran untuk revitalisasi sekolah wilayah Kabupaten Wajo bertambah anggaranya hingga mencapai Rp 100 milliaran. Tutupnya Rabu 31 Desember 2025
Sedangkan Kadisdik Pemkab Wajo, Drs Haji Alamsyah yang ditemui terpisah terkait hal tersebut mengaku akan berusaha maksimal untuk melakukan perbaikan uang jauh lebih baik kedepan dan melakukan evaluasi evaluasi untuk memperbaiki kekurangan kekurangan yang terjadi. ” Kedepan tahun 2026 kita akan bekerja keras dan maksimal untuk lebih baik dan profesional dan akan terus memperjuangkan sekolah yang betul betul sesuai dan layak sesuai ketentuan dari Pusat untuk mendapatkan anggaran sesuai prosedur aturan secara profesional, transparan dan akuntabel “. Ringkasnya









