Warga Keera Bangkit! Masyarakat Ciromanie Siap Ambil Alih 1.934 Hektar Lahan PTPN XIV

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 22:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO – Masyarakat Desa Ciromanie, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, menyatakan tekad bulat untuk mengambil alih kembali lahan seluas 1.934 hektar yang selama ini dikuasai oleh PTPN XIV Keera.

Aksi ini menjadi simbol kebangkitan warga yang menuntut hak atas tanah mereka yang mereka klaim telah dikuasai tanpa kejelasan selama puluhan tahun.

Kuasa hukum masyarakat Keera, Andi Mappatoto SH menegaskan bahwa perjuangan ini bukan semata soal tanah, melainkan soal harga diri dan keadilan sosial bagi warga Keera.

“Kami hanya ingin mengambil kembali hak masyarakat. Tanah ini sudah lama dimanfaatkan masyarakat sebelum dikelola oleh pihak PTPN XIV,” ujarnya tegas.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Kelompok Tani UBM Ajukan Surat Permohonan Status Quo. Hakim Minta Perbaikan Surat Pengajuan Kuasa Hukum UBM

Warga menilai bahwa penguasaan lahan oleh perusahaan pelat merah itu tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Bahkan, sebagian lahan disebut-sebut tidak lagi produktif dan dibiarkan terbengkalai.

“Sudah bertahun-tahun kami menunggu kejelasan. Tidak ada kesejahteraan yang kami rasakan dari keberadaan PTPN XIV. Sekarang saatnya masyarakat bangkit,” tambahnya.

Aksi pengambilalihan lahan ini direncanakan dilakukan secara kolektif dan damai, dengan dukungan tokoh adat, pemuda, dan berbagai elemen masyarakat setempat. Mereka juga berencana melayangkan surat resmi ke pemerintah daerah dan kementerian terkait untuk menegaskan posisi hukum mereka.

Baca Juga :  Dandim 1422/Maros Berikan Wawasan Kebangsaan Kepada Pelajar SMA Pergis Yapki Maros

Sementara itu, pihak PTPN XIV belum memberikan keterangan resmi terkait sikap masyarakat Keera tersebut. Namun, isu penguasaan lahan antara perusahaan negara dan masyarakat lokal bukanlah hal baru di wilayah Wajo dan sekitarnya.

Gerakan masyarakat Ciromanie ini kini menjadi simbol perlawanan rakyat terhadap ketidakadilan agraria, sekaligus pengingat bagi pemerintah agar serius menangani konflik tanah yang selama ini menjadi bom waktu di daerah.

“Kami tidak akan mundur. Ini tanah kami, dan kami akan jaga dengan cara yang bermartabat,” tutup perwakilan warga penuh semangat.

Penulis : Andi Mappatoto

Follow WhatsApp Channel www.refortase.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PERTAMA DI INDONESIA? MENKEU DISEBUT DIPECAT LEWAT TELEPON, PRABOWO DISOROT: BEGINIKAH CARA MEMBERHENTIKAN MENTERI?
Aksa Mahmud Buat Sejarah: Ambil Alih Fajar Group, Buktikan Orang Sulsel Mampu Jaga Warisan Sendiri
DANRAMIL 1703-01/ENAROTALI WAKILI DANDIM HADIRI MUSRENBANG RKPD TAHUN 2027 KABUPATEN PANIAI
DANRAMIL BERSAMA ANGGOTA BABINSA HADIRI DAN MENDAMPINGI PEMDA KABUPATEN PANIAI DALAM KEGIATAN PELEPASAN TIM SIDAK PASAR
Polres Sidrap Siagakan Personel Lewat Apel Operasi Ketupat 2026 Demi Lebaran Aman
Peringatan Nuzulul Quran 1447 H, Wabup Mamuju Tengah Ajak Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup
Pemkab Mateng Tinjau Lokasi Pembangunan Tower Transmisi TVRI
BABINSA KORAMIL ULILIN HADIR DI TENGAH WARGA, BANTU PEMBUATAN GORONG-GORONG DI KAMPUNG KANDRAKAY
Berita ini 130 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 18:21 WIT

PERTAMA DI INDONESIA? MENKEU DISEBUT DIPECAT LEWAT TELEPON, PRABOWO DISOROT: BEGINIKAH CARA MEMBERHENTIKAN MENTERI?

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:12 WIT

Aksa Mahmud Buat Sejarah: Ambil Alih Fajar Group, Buktikan Orang Sulsel Mampu Jaga Warisan Sendiri

Rabu, 25 Maret 2026 - 09:57 WIT

DANRAMIL 1703-01/ENAROTALI WAKILI DANDIM HADIRI MUSRENBANG RKPD TAHUN 2027 KABUPATEN PANIAI

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:08 WIT

DANRAMIL BERSAMA ANGGOTA BABINSA HADIRI DAN MENDAMPINGI PEMDA KABUPATEN PANIAI DALAM KEGIATAN PELEPASAN TIM SIDAK PASAR

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:27 WIT

Polres Sidrap Siagakan Personel Lewat Apel Operasi Ketupat 2026 Demi Lebaran Aman

Berita Terbaru