BERAU – Warga kampung tumbit Melayu RT 13, Kecamatan Teluk Bayur mengelukan terkait kerisis air bersih dan sanitasi, terutama saat musim kemarau.
Warga tersebut sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah setempat. Padahal jumlah penduduk di kampung itu mencapai 300 lebih jiwa.
Doni sebagai Tokoh pemuda tumbit Melayu Di RT 13, mewakili masyarakat,di dampingin Ketua dan Beberapa tim Ormas Perisai Borneo Nusantara ( PBN ) menyampaikan hal itu kepada Bupati Berau di Rumahjabanya.
“ada 45 Rumah 80 Kartu keluarga ( KK ) memerlukan sarana air bersih karena selama ini semenjak tahun 2010 sampai saat ini Tahun 2024, kami mengandalkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, disaat musim kemarau tiba, warga terpaksa membeli air. Kami mohon kepada Ibu Bupati Hj.Sri Juniarsih Mas, M.Pd agar bisa membantu dibuatkan PDAM Mini ” kata Doni
Setelah mendengarkan keluhan Doni sebagai tokoh pemuda yang membawa aspirasi masyarakat Tumbit Melayu Di RT 13, Ibu Bupati Hj.sri Juniarsih Mas,M.Pd langsung merespons cepat keluhan masyarakat tersebut.
” Kami Akan segera cepat menindak lanjuti terkait keluhan masyarakat kampung Tumbit Melayu di RT 13, tentang air bersih ” kata ibu Sri Juniarsih Mas, M.Pd
Penulis : Abdul Hasan









