Pidie – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayahnya, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 16/Tangse Kodim 0102/Pidie, Sertu Suherman, menunjukkan peran aktifnya dengan mendampingi penyuluh dari Dinas Pertanian dalam memberikan arahan kepada warga Desa Krueng Meriam, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.Kamis (20/03/2025)
Kegiatan komunikasi sosial (komsos) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang teknik persiapan lahan yang baik dalam bercocok tanam. Sinergi antara Babinsa dan penyuluh pertanian menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan petani di wilayah tersebut.
Menurut Babinsa Koramil 16/Tangse Kodim 0102/Pidie Sertu Suherman mengungkapkan, bahwa peran Babinsa bukan hanya dalam bidang pertahanan dan keamanan, tetapi juga turut berkontribusi dalam pembangunan ketahanan pangan.
“Kami hadir untuk mendukung dan memastikan para petani mendapatkan pendampingan yang tepat agar hasil pertanian semakin optimal,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan ketua Tim penyuluh pertanian wilayah Tangse Hindayani, Pendampingan ini dilakukan sebagai bagian dari program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah guna meningkatkan produktivitas pertanian.
“Dinas Pertanian melalui penyuluh memberikan arahan teknis mengenai pemilihan bibit unggul, pengolahan tanah yang baik, serta penggunaan pupuk yang tepat guna meningkatkan hasil panen” Jelasnya
Sementara itu, kepala desa Krueng Meriam Mawardi menyambut baik inisiatif ini dan berharap kerja sama antara Babinsa, penyuluh pertanian, dan petani terus berlanjut. “Dengan adanya pendampingan seperti ini, kami lebih memahami bagaimana mengelola lahan dengan lebih baik sehingga hasil panen bisa meningkat,” katanya.
Langkah kolaboratif ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani semata, tetapi juga memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI dan instansi terkait. Melalui sinergi yang kuat, diharapkan sektor pertanian di Kecamatan Tangse semakin maju dan berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Q









