Babinsa Desa Parigi Sertu Taufiq anggota Koramil 1502-05/Wahai, Memperkenalkan Kompor dengan bahan bakar Oli, Kreativitas ini tidak hanya membanggakan, tetapi juga memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Jumat (14/03/2025).
Dengan menggunakan bahan bakar yang ramah lingkungan dan mudah diperoleh, kompor ini dapat membantu mengurangi biaya pengeluaran rumah tangga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Inovatif Babinsa membuat Kompor gas dgn memakai Oli Bekas dan Bekas Minyak Goreng Alternatif LPG dgn perbandingannya Oli bekas satu liter, minyak tanah sepuluh liter yg berguna untuk Warga Parigi Negeri Wahai.Babinsa Koramil 05/Wahai, kec Seram Utara kab Maluku Tengah untuk membuat kompor gas dengan bahan bakar oli bekas dan minyak jelantah.
Inovasi ini dibuat Sertu Taufik Parlida , Babinsa yang sehari-hari bertugas di Koramil 1502-05/Wahai untuk mendedikasikan dirinya kepada Masyarakat di Desa binaannya.
Bagi Sertu Taufik Parlida, pembuatan kompor dari oli bekas dan minyak jelantah sebagai alternatif sulitnya mendapatkan tabung LPG dan kayu bakar untuk meringankan beban warga, dalam hal memasak.
Sertu Taufik Parlida kemudian menerapkannya di Desa Parigi Wahai, kec Seram Utara yang menjadi binaannya. Memang tidak mudah untuk meyakinkan warga bahwa kompor ini aman, dan selalu memperlihatkan/ mempraktekkan cara penggunaannya kepada masyarakat di sekitarnya.
Wargapun merasa senang dengan inovasi Sertu Taufik Parlida, dengan adanya kompor ini, mereka bisa memanfaatkan oli bekas dan minyak jelantah yang selama ini dibuang percuma.
“Kami warga disini akhirnya tidak kesulitan untuk melakukan aktivitas masak sehari-hari ketika keberadaan gas LPG dan menggunakan kayu bakar mulai sulit kita bisa peroleh, kompor gas alternatif, dan sangat membantu kami,“ ungkap salah satu warga Desa Wahai.
Sementara itu, Danramil 1502-05/ Wahai, Lettu Inf Sadar Lessy mengaku bangga dan apresiasi dengan prestasi Anggota Babinsa Sertu Taufik Parlida, yg mempunyai ide/Inovasi membuat alternatif kompor gas dengan bahan bakar oli bekas dan minyak jelantah ini harus terus dikembangkan agar bisa disebarkan untuk masyarakat luas.
“Saya sangat bangga dengan Anggota Koramil 1502-05/ Wahai, Sertu Taufik Parlida mendedikasikan dirinya kepada warga Desa dengan memberikan ilmu yang tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat, semoga ini menjadi bekal bagi warga untuk menyiasati bila sulitnya mendapatkan gas LPG,“ tuturnya.









