Pidie – Longsor melanda jalan lintas Keumala-Tangse tepatnya di KM 20, Dusun Geune, Desa Lhok Keutapang, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.Akibatnya, akses transportasi sempat terganggu karena material lumpur menutupi badan jalan sepanjang sekitar 25 meter. Babinsa Koramil 16/Tangse segera turun ke lokasi untuk memberikan pengamanan dan memastikan kelancaran proses pembersihan. Jumat (28/02/2025).
Danramil 16/Tangse, Lettu Arm Muhammad, dalam laporannya mengungkapkan bahwa longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sejak Kamis 18:00 wib 26/02/2025 sore hingga malam hari.
“Material longsor yang turun dari perbukitan sempat menghambat aktivitas masyarakat. Namun, berkat kerja sama antara aparat (Koramil 16/Tangse) dan tim teknis alat berat jenis buldoser milik PUPR Kabupaten Pidie yang selalu siaga di Kecamatan Tangse berhasil membersihkan jalan. Saat ini, arus lalu lintas telah kembali normal,” jelasnya.
Meski jalan sudah bisa dilalui, Lettu Arm Muhammad mengingatkan pengendara agar tetap waspada, mengingat kondisi jalan masih licin akibat sisa lumpur.
“Kami mengimbau masyarakat yang melintas agar berhati-hati, terutama saat hujan masih turun. Risiko longsor susulan tetap ada, sehingga kewaspadaan sangat diperlukan,” tambahnya.
Warga setempat menyampaikan apresiasi atas respons cepat aparat keaamanan (TNI) dan pemerintah dalam menangani longsor ini. Mereka berharap langkah antisipasi lebih lanjut bisa dilakukan untuk mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang, seperti pemasangan tanggul pengaman atau sistem peringatan dini.
Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan, masyarakat di wilayah rawan longsor diimbau untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan. Pemerintah daerah dan aparat gabungan tetap siaga untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di jalur strategis Keumala-Tangse.









